Berita Blitar

Nasih Malang Tukang Cat di Blitar, Tewas Setelah Jatuh Dari Andang Setinggi 3 Meter

Pekerja bangunan meninggal setelah terjatuh dari andang setinggi 3 meter ketika mengecat rumah di Sanankulon, Kabupaten Blitar

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
ist/polsek sanankulon
Petugas Polsek Sanankulon Polres Blitar Kota mengecek lokasi korban meninggal dunia setelah terjatuh dari andang di Desa Purworejo, Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jumat (30/12/2022).  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Trimo (59), pekerja bangunan asal Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jumat (30/12/2022) meninggal dunia akibat terjatuh dari andang kayu setinggi 3 meter.

Insiden itu terjadi saat dia mengecat rumah milik Mukarom di Desa Purworejo, kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.  

Trimo mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia saat dibawa ke RS Syuhada Haji Kota Blitar. 

"Korban mengalami luka parah di bagian dahi. Korban jatuh dari andang dengan posisi kepala terlebih dulu dan membentur lantai keramik rumah," kata Kapolsek Sanankulon Polres Blitar Kota, AKP Budi Agus Santosa.

Trimo bersama tiga rekannya, Ulin, Jumar, dan Eka mendapat pekerjaan mengecat rumah milik Mukarom di Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon. 

Saat itu, Trimo sedang memberi lapisan pada dinding rumah sebelum dicat. Trimo menggunakan andang terbuat dari kayu dan bambu ketika hendak memberi lapisan cat pada dinding rumah bagian atas. 

Diduga, Trimo terpeleset dari andang saat hendak turun mengambil lapisan cat di bawah. 

Trimo terjatuh dari andang dengan posisi kepalanya terlebih dulu membentur lantai keramik rumah. 

"Kalau melihat luka parahnya di bagian dahi, sepertinya korban jatuh dengan posisi terjungkal ke lantai. Ketinggian andang sekitar tiga meter dari lantai rumah," ujar Budi. 

Dikatakannya, keluarga korban menerima kejadian yang menimpa Trimo sebagai musibah. 

Keluarga menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut kepada siapapun dengan peristiwa yang dialami korban.

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved