Bupati Bangkalan Ditangkap KPK

Bupati Bangkalan 'Diangkut' KPK ke Jakarta Bersama 5 Kepala OPD, Tangis Istri Melepas Ra Latif

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif dan 5 Kepala OPD dikabarkan dibawa ke Jakarta oleh KPK. Istri menangis saat mengantar

Editor: eben haezer
tribunjatim/luhur pambudi
Bupati Bangkalan, Ra Latif (kanan) saat keluar dari Polda Jatim, Rabu (7/12/2022). Bersama 5 kepala OPD, Ra Latif yang sudah jadi tersangka dibawa KPK ke Jakarta. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif dikabarkan dibawa ke jakarta oleh KPK bersama 5 kepala OPD Pemkab Bangkalan, Rabu (7/12/2022) sore. 

Sebelumnya, Bupati Ra Latif bersama kelima Kepala OPD itu awalnya menjalani serangkaian pemeriksaan di Polda Jatim.

Lima Kepala OPD itu adalah Kepala Dinas PUPR Wildan Yulianto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Mustakim, Kepala BKPSDA, Agus Eka Leande, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Salman Hidayat dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hosin Jamili.

“Iya, iya, benar,” ungkap salah seorang ASN yang berada di Pendapa Agung Bangkalan.

Informasi bahwa Bupati Ra Latif bersama lima Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangkalan dibawa ke Jakarta usai menjalani pemeriksaan di Polda Jatim dibenarkan salah seorang ASN yang berkantor di Pemkab Bangkalan.

“Memang yang jelas 5 orang itu tadi siang ke Polda. Informasinya agenda pemeriksaan hari ini di Polda dan setelah itu semua terbang ke Jakarta, termasuk Pak Bupati,” tuturnya.

Tangis Sang Istri

Berdasarkan pantauan di Polda Jatim, sekitar pukul 17.33 WIB, Bupati Bangkalan keluar dari Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim untuk menuju ke dalam mobil penyidik KPK yang akan mengantarnya ke Bandar Udara Juanda Surabaya di Sidoarjo.

Kemudian, diikuti oleh 5 kepala OPD yang disebutkan sebelumnya. 

Ra Latif mengenakan kemeja lengan panjang warna kuning, berkaca mata dan berpeci hitam.

Saat melintasi awak media, Ra Latif tak memberikan pernyataan apapun.

Politisi berusia 37 tahun itu, memilih untuk irit bicara. Saat ditanya perihal kasus yang korupsi menjeratnya, ia mengatakan, pihaknya bakal menyampaikannya dalam waktu dekat. 

"Nanti ya," ujarnya seraya menyibak kerumunan awak media lalu masuk ke sisi kanan pintu penumpang sebuah mobil jenis SUV warna hitam yang terparkir dalam keadaan mesin menyala di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim. 

Kuasa hukum Ra Latif, Suryono Pane mengatakan, kliennya itu menghadiri sebuah panggilan dari KPK untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan kasus korupsi jual beli jabatan, dengan meminjam tempat di salah satu ruangan Gedung Ditreskrimsus Mapolda, sekitar pukul 11.00 WIB. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved