Berita Nganjuk

Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk Kritik Open Bidding Jabatan Sekda Nganjuk Karena Kurang Transparan

Open bidding jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk dikritik anggota DPRD Kabupaten Nganjuk karena dinilai tak transparan. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: faridmukarrom
tribunmataraman/achmad amru muiz
Ilustrasi DPRD Kabupaten Nganjuk 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Open bidding jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk dikritik anggota DPRD Kabupaten Nganjuk karena dinilai tak transparan. 

Meskipun Open Bidding jabatan Sekda menjadi kewenangan penuh Plt Bupati Nganjuk, tetapi menurut mereka, sebagai wujud transparansi, seharusnya Open Bidding bisa diketahui semua pihak termasuk DPRD Nganjuk.

Anggota Komisi 1 DPRD Nganjuk, Suprapto menjelaskan, pihaknya merasa terkejut karena masa pendaftaran calon peserta Open Bidding jabatan Sekda Nganjuk sudah ditutup dengan dua pendaftar. 

"Terus terang kami mempertanyakan wujud dari transparansi proses Open Bidding tersebut. Dimana pengumumannya? Dimulai kapan proses Open Bidding jabatan Sekda sampai proses pendaftaran? (tiba-tiba) ternyata sudah ditutup tersebut," kata Suprapto, Selasa (22/11/2022).

Dikatakan Suprapto, sebenarnya kalau Pemkab Nganjuk betul-betul transparan, sejak awal pengumuman Open Bidding tersebut ditampilkan di media masa ataupun di website Pemkab Nganjuk.

Namun sampai sekarang pihaknya belum melihat adanya pengumuman Open Bidding jabatan Sekda Nganjuk tersebut.

Yang diumumkan hanya Open Bidding untuk enam posisi jabatan tinggi Pratama setingkat Kepala OPD Pemkab Nganjuk saja.

"Untuk itu, kami menunggu wujud transparansi dari proses Open Bidding dari jabatan Sekda Nganjuk tersebut. Jangan sampai ada ketidakjujuran dalam proses Open Bidding yang digembar-gemborkan transparan tetapi ternyata hanya diketahui sekelompok orang saja untuk memuluskan salah satu peserta Open Bidding Sekda Nganjuk," tandas Suprapto.

Sebelumnya Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, Open Bidding jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk dipastikan dilakukan secara profesional dan transparan. Dimana dalam proses open bidding jabatan Sekda Nganjuk tersebut dilakukan seperti biasa. Yakni dengan memenuhi indikator dan persyaratan yang telah ditentukan.

"Karena sifatnya open maka semuanya bisa mengikuti seleksi jabatan Sekda Nganjuk. Artinya kesempatan mengikuti open bidding tidak hanya dari internal Pemkab Nganjuk tetapi bisa dari eksternal Nganjuk," kata Marhaen Djumadi.

Dijelaskan Marhaen Djumadi, dengan dilakukannya open bidding secara profesional dan transparan tersebut diharapkan akan dapat memilih pejabat Sekda yang juga Profesional dan Kompeten dalam bidangnya. Dimana nantinya nilai dari seleksi peserta open bidding jabatan Sekda Nganjuk bisa dilihat oleh semuanya. Dengan demikian bisa diketahui secara luas raihan nilai dari peserta open bidding jabatan Sekda.

"Tentunya dengan nilai tertinggi dipastikan akan bisa terpilih sebagai Sekda Nganjuk nantinya. Dan jangan lupa, tuntutan masyarakat terhadap pejabat yang profesional dan transparan sangat kuat di Nganjuk sekarang ini," ucap Marhaen Djumadi.

Diharapkan Marhaen Djumadi, pada awal bulan Desember 2022 nanti sudah diketahui hasil dari seleksi open bidding jabatan Sekda Nganjuk. Dengan demikian untuk posisi Sekda Nganjuk cukup di Pelaksana Tugas (Plt) saja.

"Rasanya kalau bulan Desember nanti sudah ada Sekda hasil open bidding maka Nganjuk tidak perlu ada PJ (Penjabat) Sekda. Mudah-mudahah proses open bidding hingga seleksi bisa dilaksanakan sesuai agenda yang telah ditetapkan," tutur Marhaen Djumadi.

(Achmad Amru Muiz/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved