Kamis, 23 April 2026

Berita Sidoarjo

Pelajar SMP yang Viral Karena Mengumpat Polisi Akhirnya Menyesal dan Minta Maaf

Pelajar SMP yang viral karena mengumpat polisi di Sidoarjo akhirnya menyesal dan meminta maaf.

Editor: eben haezer
iast
F, pelajar SMP di Sidoarjo meminta maaf setelah videonya ketika mengumpat polisi viral di media sosial. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - "Saya menyesali perbuatan saya tadi, saya minta maaf. Kepada orangtua saya, petugas, dan kepada semuanya. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi, dan saya akan menjaga sikap saya" 

Demikian pernyataan maaf yang disampaikan oleh F, pelajar SMP di Sidoarjo yang viral karena mengumpat petugas kepolisian, Senin (21/11/2022). 

Aksi tak terpuji itu terekam video dan viral di berbagai media sosial. Becah ini terlihat marah-marah, mengumpat polisi di pinggir jalan.

Baca juga: Pelajar SMP Marah-marah dan Mengumpat Polisi yang Menegurnya Karena Tak Pakai Helm, ini Kata Polisi

Peristiwa di Jalan Raya Jati Sidoarjo bermula saat pelajar yang mengenakan seragam serba putih tersebut mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm. 

Dia dihentikan petugas kemudian diberi peringatan. Dalam kesempatan itu, kebetulan ada petugas lain yang merekam video. 

Si bocah ini mendadak marah. Dia juga mengata-ngatai petugas yang merekamnya dengan kata-kata kurang pantas. Sangat kasar. Termasuk ketika dihadang petugas yang menghentikannya, dia juga terus berusaha berontak sambil mengeluarkan kata-kata kasar. 

tangkap layar video viral pelajar SMP marah dan mengumpat polisi karena ditegur lantaran tak memakai helm saat mengendarai motor.
tangkap layar video viral pelajar SMP marah dan mengumpat polisi karena ditegur lantaran tak memakai helm saat mengendarai motor. (ist)

"Dari sana, yang bersangkutan kami bawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk diberi edukasi.  Pihak sekolah dan orang tuanya juga sudah datang ke polres,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Ony P.

"Penanganannya kami juga koordinasikan dengan unit PPA Polresta Sidoarjo karena yang bersangkutan tergolong masih anak di bawah umur," ujarnya

Dari sana, si anak itu kemudian mengakui kesalahannya.  Dia pun meminta maaf dan videonya juga sudah tersebar di berbagai media sosial.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi ikut menemui siswa yang viral itu saat di Polresta Sidoarjo.

Dia bersama kepala sekolah pelajar tersebut datang ke Mapolresta untuk melihat langsung kondisi yang bersangkutan.

"Setelah saya temui, saya yakin anak kami ini anak yang baik. Setelah kami beri penjelasan dan motivasi Alhamdulillah anak ini menyadari kesalahannya dan meminta maaf," kata Tirto.

Terkait sanksi, Tirto menyebut tidak akan ada sanksi pada anak tersebut. Namun, Tirto menyampaikan, akan ada pendampingan khusus yang dilakukan oleh sekolah untuk memonitoring kegiatan dan perilaku keseharian siswa itu.

"Pembinaan ketat dari sekolah. Namanya membimbing dan membina anak. Kita sebagai orang tua ini punya tanggung jawab. Orang tua di rumah ayah bunda, di sekolah ada guru, termasuk di lingkungan orang yang dituakan itu orang tua. Saya yakin ananda ini anak yang baik," tandas Tirto.

(m taufik/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved