Berita Surabaya

Pengakuan Pria yang Memukul Orang Lain Pakai Tongkat Bisbol di Surabaya, Kesal Karena Parkir

Berikut pengakuan pria yang viral karena memukul seorang pria di Surabaya dengan menggunakan tongkat bisbol .

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/febrianto ramadhani
Polisi menggelar jumpa pers kasus pemukulan menggunakan tongkat bisbol serta menunjukkan tersangka dan barang buktinya 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pelaku pemukulan menggunakan tongkat bisbol di Surabaya, WF (37), telah ditangkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Minggu (13/11/2022).

WF ditangkap di Gerbang Tol di Semarang pada pukul 23.00 WIB.

Di hadapan awak media, WF yang juga merupakan karyawan swasta mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Dirinya juga siap menghadapi proses hukum yang berlaku.

Baca juga: Pelaku Pemukulan Dengan Tongkat Bisbol di Surabaya Ditangkap di Semarang

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan,  korban berinisial RT (24), seorang mahasiswa asal Banten yang Indekos di Surabaya.

"Adapun motif pelaku lantaran tersinggung ketika mobil pelaku hampir bertabrakan dengan mobil korban ketika parkir. Pelaku turun dan terjadi cekcok mulut," ujarnya,  Senin (14/11/2022).

Saat berhadap-hadapan dengan korban, pelaku membawa tongkat bisbol. Setelah adu mulut, WF langsung mengayunkan senjatanya itu hingga mengenai pipi sebelah kanan korban.

"Lokasi kejadian perkara di tempat parkir Indomaret Point, Jalan Mojopahit, Keputran, Surabaya, Kamis (3/11/2022) pukul 10.19 WIB," bebernya.

Polisi juga menyita barang bukti berupa sebuah tongkat baseball, kendaraan, dan kemeja warna coklat yang digunakan WF saat kejadian. 

"Pelaku kami kenakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan hukuman penjara di atas 4 tahun," tutupnya.

Di tempat yang sama, Kuasa Hukum WF,  Oscar Wijaya menyatakan kliennya siap bertanggung jawab mengikuti proses hukum yang ada. 

"Kalau dari pihak korban mau berdamai tidak masalah. Yang jelas klien kami mengikuti prosesnya," tuturnya.

Disinggung soal niatan melarikan diri dari WF, Oscar menyebut, sama sekali tidak ada upaya kabur sama sekali.

"WF ada pekerjaan yang harus diselesaikan ke Jakarta, jadi saat ditangkap dia baru menyelesaikan pekerjaannya dan dalam perjalanan kembali ke Surabaya menyelesaikan permasalahan itu," pungkasnya.

(Febrianto Ramadhani/Tribunmataraman.com)

Editor: eben haezer

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved