Tragedi Kanjuruhan

Iwan Bule Diperiksa Lagi di Hari ini, Mahfud MD Terus Mendesak Dia Mundur Dari PSSI

Ketum PSSI, Iwan Bule dijadwalkan diperiksa lagi hari ini di Mapolda Jatim. Sementara, Mahfud MD terus mendesaknya mundur dari PSSI

Editor: eben haezer
tribunjatim/luhur pambudi
Ketua Umum PSSI, Iwan Bule saat berada di Mapolda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara Tragedi Kanjuruhan, Kamis (20/10/2022) lalu. Iwan bule dijadwalkan menjalani pemeriksaan kedua hari ini. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule dijadwalkan menjalani pemeriksaan kedua di Mapolda Jatim, Kamis (3/11/2022).

Iwan Bule akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang. 

Namun, Kasubdit Kamneg I Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Achmad Taufiqurrachman belum memperoleh kabar atau konfirmasi kehadiran dari Iwan Bule. 

"Rencana hanya ketum, tapi belum ada konfirmasi lagi. Iya (agenda pemeriksaan kedua)," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/11/2022). 

Juru Bicara Iwan Bule, Ahmad Riyadh mengatakan, agenda pemeriksaan kali ini hanya untuk Iwan Bule selaku Ketum PSSI. 

Sedangkan Wakil Ketum PSSI Iwan Budianto, sudah diperiksa beberapa pekan lalu. 

Didesak Mundur

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD mendesak Iwan Bule mundur dari jabatannya.

Menurut Mahfud MD hal itu harus dilakukan Iwan Bule sebagai wujud tanggung jawab moral atas tragedi Kanjuruhan.

"Kita bilang, 'anda enggak boleh kita pecat, karena anda orangnya FIFA. Tapi kalau anda punya tanggung jawab moral ke rakyat Indonesia, mundur'," kata Mahfud dikutip dari Kompas.tv, Rabu (2/11/2022).

Mahfud menjelaskan, Iwan Bule tidak bisa cuci tangan dan berpegang teguh pada aturan yang dinilai membela diri bahwa PSSI tidak salah karena telah memberikan tugas ke masing-masing bagian.

“Aturannya kan, 'saya memberi mandat ke panitia. Panitia na na na na. Terus yang ini kerja sama dengan polisi. Kan saya sudah benar'. Ya enggak bisa dong kalau begitu. Tanggung jawab moralnya gimana kalau aturan-aturan gitu enggak ada orang salah. Orang sudah terbunuh 135 orang," jelas Mahfud.

Untuk itu Mahfud MD berharap agar Iwan Bule mundur dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar.

Selain mundur PSSI juga diharapkan membentuk kepengurusan baru sesuai rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan.

(dya ayu/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved