Berita Ponorogo

Longsor Menghancurkan Rumah Warga Ponorogo Saat Penghuninya Sedang Tidur Pulas

Longsor menghancurkan rumah warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Ponorogo, saat penghuninya sedang tidur pulas. Begii kondisinya

Editor: eben haezer
tribunjatim/sofyan arif candra
Kondisi rumah Mesiyat yang rusak setelah diterjang longsor di Dagangan, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (2/11/2022) dini hari 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Dapur rumah milik Mesiyat (68), warga Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun tertimpa tanah longsor, Rabu (2/11/2022) dini hari.

Tembok dapur tersebut jebol tak mampu menahan material longsor yang datang dari tebing setinggi 8 meter dari belakang rumahnya.

Alat-alat dapur termasuk satu alat elektronik yaitu mesin penanak nasi rusak ikut tertimbun tanah.

Kapolsek Dagangan, AKP Dwi Heru Santoso mengatakan tidak ada korban luka-luka dan korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena penghuni rumah berada di bagian rumah lainnya.

"Semalam curah hujan memang sangat tinggi sampai pagi dan kami mendapatkan laporan terjadi tanah longsor," ucap Heru, Rabu (2/11/2022).

Pihak kepolisian sendiri telah menerjunkan 25 personil baik dari Polres Madiun maupun Polsek Dagangan untuk kerja bakti bersama BPBD, TNI, dan masyarakat sekitar untuk membersihkan material longsor.

Selain itu, Polres Madiun juga mengirimkan bantuan sosial berupa sembako untuk Mesiyat.

Lebih lanjut, Heru menyebut di Kecamatan Dagangan memang terdapat sejumlah titik yang rawan longsor.

"Kami mengimbau yang di bawah lereng waspada karena curah hujan cukup tinggi. Segera lapor ke Polsek Dagangan, kita ada posko, yang jika ada apa-apa kita lakukan koordinasi dengan Polres," pungkasnya.

Tidur Pulas

Longsor itu terjadi saat pemilik rumah dan anaknya, Rusno (44),  sedang tidur pulas. 

Sedangkan istri Mesiyat, Tandur (62) malam itu tidur di rumah anaknya yang lain yang berada tepat di depan rumahnya.

"Kejadiannya jam 3 pagi, ada gemuruh, lalu ada suara 'jeglug-jeglug'," kata Mesiyat, Rabu (2/11/2022).

Mesiyat kaget mendengar suara tersebut lalu mencari sumber suara yang berasal dari bagian belakang rumahnya.

"Saat melihat ke belakang ternyata pawon (dapur) saya sudah sudah roboh, tanahnya sudah masuk semua," lanjutnya.

Menurut Mesiyat, sebelum longsor terjadi, Desa Ngranget memang diguyur hujan sejak pukul 21.00 WIB.

Pada pukul 23.00 WIB hujan semakin deras hingga pukul 03.00 WIB.

Hal tersebut yang ditengarai sebagai penyebab terjadinya tanah longsor.

"Nanti malam ya mengungsi di rumah anak saya, takut kalau ada longsoran lagi," tambahnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved