Berita Lumajang

Wakil Ketua DPRD Lumajang Soroti Layanan Rumah Sakit Pelat Merah, Alur Berobat Panjang dan Ribet

Testimoni dari masyarakat bahwa alur berobat ke RSUD dr Haryoto panjang dan ribet. Pasien sambat karena tidak bisa cepat mendapat penanganan medis

Tony Hermawan
Rumah Sakit Umum dr Haryoto tampak depan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | Lumajang - Pelayanan RSUD dr Haryoto disorot oleh masyarakat karenan dianggap kurang maksimal.

Wakil Ketua DPRD Lumajang, Bukasan adalah salah seorang yang menganggap layanan RSUD kurang maksimal.

Ia sering menerima testimoni dari masyarakat bahwa alur berobat ke RSUD dr Haryoto panjang dan ribet.

Pasien sambat karena tidak bisa cepat mendapat penanganan medis.

"Kalau pasien sudah pernah merasakan layanan rumah sakit swasta, biasanya akan bilang kok pelayanannya tidak seperti di rumah sakit swasta," tutur Bukasan.

Bukasan menambahkan, tak hanya satu dua orang yang menyampaikan keluhan ini.

Keluhan ini sudah sering ia dengar sejak 10 tahun lalu. Bahkan, pernah ada kasus pasien ditelantarkan hingga 8 jam.

Tak jarang, masyarakat terkadang enggan dirujuk ke RSUD dr Haryoto.

"Saya berpikir RSUD dr Haryoto yang hari ini dikenal sebagai pilihan terakhir sudah waktunya diubah. Direktur seharusnya tidak hanya orang yang mengerti soal ilmu kedokteran. Tapi juga mampu mengelola manajemen karyawannya," tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Haryoto, dr Halimi angkat bicara soal tudingan tersebut.

Menurutnya, pasien yang datang ditangani sesuai standar operasional.

Sebagian orang mengira bahwa pekerjaan seorang dokter harus secepatnya dilakukan penanganan.

Padahal, untuk kasus tertentu seperti operasi, sebelum tindakan itu dilakukan dokter harus memastikan kondisi pasien harus benar-benar siap.

"Sebenarnya rumah sakit ini punya SOP yang sudah jelas. Kalau misalnya ada persepsi yang kurang baik, itu kemungkinan ada komunikasi yang belum tersampaikan secara baik. Kami akan perbaiki sisi komunikasi dan informasi kepada masyarakat supaya pelayanan kami bisa dinilai baik," jelasnya. ( Tony Hermawan)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved