Polisi Viral

Pengemudi Online Kota Kediri Gelar Deklarasi 'Kami Masih Butuh Polisi'

Perkumpulan pengemudi online di Kota Kediri menggelar deklarasi 'Kami Masih Butuh Polisi' sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja kepolisian.

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Perkumpulan pengemudi online di Kota Kediri menggelar deklarasi 'Kami Masih Butuh Polisi' sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja kepolisian. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Perkumpulan pengemudi online di Kota Kediri menggelar deklarasi 'Kami Masih Butuh Polisi' sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja kepolisian.

Deklarasi tersebut dilakukan oleh para driver online mengingat sangat dibutuhkannya peran penting pihak kepolisian bagi masyarakat.

Masing-masing dari mereka berbaris memegang tulisan #KamiMasihButuhPolisi. Aksi itupun ditonton oleh pengguna jalan yang lewat.

Sekertaris pengemudi Online, Suyanto mengatakan, aksi ini sebagai bentuk dukungan kepada institusi kepolisian di tengah sejumlah kasus yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian hingga berdampak menurunnya kepercayaan publik.

"Kita masih butuh polisi. Karena kalau tidak ada polisi, pengamanan apapun tidak akan bisa berjalan. Maling dan kejahatan bentuk apapun akan semakin merajalela," kata Suyanto, Rabu (26/10/2022).

Ia menuturkan, beberapa bulan terakhir, institusi kepolisian diterpa masalah hingga citranya menurun. 

Suyanto menilai, serangkaian peristiwa yang terjadi pada korps seragam coklat itu hanya dilakukan oleh oknum dan bukan institusi. Menurut Suyanto, tidak semua Polisi seperti itu.

"Saya percaya tidak semua polisi seperti itu. Masyarakat harus memahaminya, itu hanya segelintir oknum," tegas pria yang juga sekertaris Paguyuban Pengemudi Online ini.

Dia juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menindak tegas para oknum polisi yang diduga melakukan pelanggaran kode etik maupun pidana.

"Saya mengacungi atas kinerja Kapolri jempol, karena menindak tegas dan menahan semua oknum polisi yang melakukan kesalahan. Saya setuju itu, dan oknum polisi yang merusak citra lembaga kepolisian harus diproses hukum," papar Suyanto. 

Ia berharap, kasus-kasus serupa tidak terjadi di Kota Kediri. Sejauh ini institusi kepolisian di Kota Kediri tidak bermasalah. Situasi Kamtibmas juga sangat kondusif.

"Selama ini (kepolisian) di Kediri sendiri tidak ada masalah, aman-aman saja. Jangan sampai terjadi di Kota Kediri," imbuhnya.

Suyanto menambahkan, pihaknya akan mendukung semua langkah kepolisian dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat.

"Kami akan terus mendukung tugas kepolisian dalam penegakan hukum di Negara ini," pungkasnya.

(luthfi husnika/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved