Banjir Trenggalek
Banjir Trenggalek Tahun ini Jadi yang Terbesar Sejak 2006
Banjir di Kabupaten Trenggalek pada 17 dan 18 Oktober 2022 merupakan salah satu banjir terbesar di Trenggalek yang pernah tercatat.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Banjir di Kabupaten Trenggalek pada 17 dan 18 Oktober 2022 merupakan salah satu banjir terbesar di Trenggalek yang pernah tercatat.
Wakil Gubernur, Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan, banjir besar juga pernah terjadi di Trenggalek pada tahun 1990-an dan 2006.
"Dengan skala seperti ini, memang harus bahu-membahu," kata Emil, saat berkunjung ke Trenggalek, Rabu (19/10/2022) malam.
Berdasarkan catatan Perum Jasa Tirta 1, curah hujan di Kabupaten Trenggalek sempat menyentuh angka 300 mm selama 24 jam pada Selasa siang.
Baca juga: Perum Jasa Tirta 1 Jelaskan Penyebab Banjir Trenggalek Selama 2 Hari
Sementara debit air di Sungai Ngasinan ketika puncak banjir mencapai 750 m3 per detik pada Selasa malam.
"Jadi ini memang membutuhkan kesiagaan. Kondisi cuaca sangat masif," sambung dia.
Dalam kunjungannya ke Trenggalek, Emil meninjau beberapa lokasi yang sempat tergenang banjir.
Antara lain di daerah Bendo, Kecamatan Pogalan dan RSUD dr Soedomo.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menambahkan, kejadian banjir kali ini memunculkan kemungkinan siklus banjir besar 15 tahunan.
Maka dari itu, solusi dan pencegahan perlu dijalankan.
"Termasuk untuk membenahi daerah hulu. Karena banyak yang terbawa banjir kemarin bukan sampah rumah tangga, lumpur sedimentasi dan kayu di hutan," kata dia.
(aflahul abidin/tribunmataraman.com)