Banjir Trenggalek

Banjir Trenggalek Diprediksi Lama Surut, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Banjir Trenggalek diprediksi bakal lama surut dan berpeluang makin tinggi karena hujan deras terus mengguyur. Warga diimbau makin waspada

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
tribunmataraman/aflahul abidin
Banjir di Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Warga di pusat kota Trenggalek dan sekitarnya diminta untuk meningkatkan kewaspadaan apabila hujan deras terus mengguyur.

Ketinggian air banjir masih memungkinkan meningkat apabila hujan terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa jam ke depan.

Soalnya, Bendungan Tugu yang berada berada di hulu sungai sudah dipenuhi air.

Hingga Selasa siang, genangan air masih tinggi di beberapa titik. Ketinggian masih berada di atas 1,5 meter. Proses evakuasi juga masih berjalan.

"Bendungan Tugu sudah terisi 2 juta meter kubik air. Jika hujan tidak reda 2-5 jam lagi, air akan melimpah," kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Baca juga: Trenggalek Banjir Parah, Pemkab Trenggalek Tetapkan Status Darurat Tanggap Bencana

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu juga meminta agar masyarakat bergotong-royong untuk menangani dampak banjir ini.

Pemkab juga telah menetapkan status darurat tanggap bencana terkait banjir ini.

"Kami mohon doanya agar semua bisa teratasi. Untuk sekarang, masyarakat di beberapa titik masih proses evakuasi," tuturnya.

Catatan BPBD Kabupaten Trenggalek, banjir melanda di beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Trenggalek, Pogalan, dan Karangan.

Kondisi banjir terparah terjadi di Kelurahan Tamanan, Kelurahan Kelutan, dan Desa Sambirejo.

Ketiganya di Kecamatan Trenggalek.

Kondisi yang tak kalah parah juga terjadi di Desa Ngadirenggo dan Pogalan di Kecamatan Pogalan. 

(aflahul abidin/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved