Tragedi Kanjuruhan

KontraS Blak-Blakan Tewasnya Ratusan Suporter Dalam Tragedi Kanjuruhan; Kapolda Jatim Harus Dicopot

Pemprov Jatim tidak hanya sebatas berhenti pada pemberian belas kasihan. Melainkan, kepastian penanganan hukum atas tragedi Kanjuruhan.

Luhur Pambudi
Sekjen Federasi KontraS Surabaya Andy Irfan 

Perlu diketahui, dalam laga lawan Persebaya Panpel menjual tiket sebanyak 42 ribu

Sementara itu soal penuturan korban yang mengaku sejumlah pintu keluar stadion tertutup saat kerusuhan, hingga membuat suporter kesulitan menyelamatkan diri dari gas air mata.

Sudarmaji mengatakan hal itu masuk dalam investigasi pihak berwenang.

"Tunggu saja investigasinya, apa benar ditutup atau tidak. Saat ini manajemen Arema fokus untuk tanggap darurat sesuai arahan pak Menko PMK," terangnya.

Dikutip dari Suryamalang.com, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit mencopot jabatan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Pencopotan tersebut diumumkan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat gelar jumpa pers di Polres Malang pada Senin (3/10/2022).

Pencopotan tersebut sebagai buntut peristiwa Tragedi Kanjuruhan pada laga Arema FC melawan Persebaya Sabtu (1/10/2022) lalu.

"Kami sampaikan update dari pelaksanaaan anev timsus yang sudah dilaporkan ke bapak Kapolri, malam ini Bapak kapolri ambil keputusan berdasarkan surat telegram nomor ST/2098/10/KEP/2022, menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat," ujar Dedi, Senin (3/10/2022).

Dedi menambahkan, Ferli dimutasi menjadi Pamen SSDM Polri. Pengganti Ferli sebagai Polres Malang adalah AKBP Putu Kholis Aryana.

Putu sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya.

Tak hanya itu Kapolri juga menginstruksikan penonaktifan jabatan anggota polisi lainnya yang terlibat dalam pengamanan laga Arema FC versus Persebaya.

Sesuai perintah bapak Kapolri, Kapolda Jatim (Irjen Pol Nico Afinta) pun melakukan langkah yang sama. Dengan melakukan penonaktifan jabatan Danyon, Danki, dan Danton Brimob.

"Danyon atas nama AKBP Agus Waluyo, kemudian Danki AKP Hasdarman, AKP Untung Danyon Aiptu Solikin, Aiptu M Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto, Danton atas nama AKP Nanang dan Aiptu Budi. Semuanya masih dalam proses pemerikaan," ungkap Kadiv Humas. (Luhur Pambudi)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved