Berita Tulungagung
Disnakertrans Tulungagung Minta P3MI Ikut Bertanggung Jawab Secara Sosial ke Keluarga Pekerja Migran
Disnakertrans Tulungagung meminta Perusaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) mempunyai tanggung jawab sosial terhadap keluarga pekerja migran
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung meminta Perusaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) mempunyai tanggung jawab sosial terhadap keluarga pekerja migran.
Sebab sering kali kepergian pekerja migran ke luar negeri memberi dampak buruk ke anak-anaknya, maupun rumah tangganya.
"Saya minta P3MI jangan hanya ambil untungnya saja. Dampak sosialnya juga harus diperhatikan," ujar Kepala Disnakertrans Tulungagung, Agus Santoso.
Menurut Agus, P3MI adalah pihak yang diuntungkan dari pemberangkatan pekerja migran.
Baca juga: Wamenaker RI Mengukuhkan Paguyuban P3MI Tulungagung
Secara ekonomi pekerja migran juga terbantu, karena ada peningkatan pendapatan.
Namun banyak ditemui anak-anak pekerja migran ini yang terpengaruh hal buruk.
Bahkan rumah tangga mereka retak, hingga ada yang mengajukan cerai.
"P3MI harus tanggung jawab, siapa yang mengurus anak-anak mereka (pekerja migran). Siapa yang mengawasi mereka dari pengaruh buruk," tegas Agus.
Lanjutnya, penting untuk memastikan anak-anak pekerja migran tidak terlantar.
Bahkan penting untuk mengembangkan potensi mereka selama orang tuanya bekerja di luar negeri.
Agus pun memuji para P3MI asal Tulungagung yang bergabung dalam satu paguyuban.
"Sejauh ini respon dari para P3MI sangat positif. Mereka semangat untuk memberikan tanggung jawabnya," uap Agus.
Sementara Wakil Ketua Paguyuban P3MI Tulungagung, Susi Lestari, mengaku ada 50 perusahaan yang bergabung dalam Paguyuban.
Dari jumlah itu 3 di antaranya perusahaan asli Tulungagung, sisanya perusahaan dari luar yang punya cabang di Tulungagung.
Lewat paguyuban ini P3MI berupaya membantu keluarga pekerja migran yang sedang di luar negeri.
"Kami siap bantu keluarga pekerja migran lewat paguyuban," ujar Susi.
Menurutnya selama ini Paguyuban P3MI telah membantu keluarga pekerja migran lewat koperasi.
Paguyuban ini juga melakukan kegiatan sosial untuk keluarga pekerja migran, seperti sunatan massal.
Paguyuban juga membantu pengiriman uang untuk keluarga, dengan memilihkan bank yang sesuai.
(David Yohanes/tribunmataraman.com)