Berita Kediri

Wali Kota Kediri Paparkan Visi RPJMD Kota Kediri 2020-2024

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar memaparkan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kediri tahun 2020 - 2024, Rabu (28/9)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Pemaparan visi RPJMD Kota Kediri 2020-204 yang dilakukan secara virtual 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar memaparkan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kediri tahun 2020 - 2024, Rabu (28/9/2022). 

Pemaparan dilakukan melalui zoom meeting dalam pelaksanaan Evaluasi RB dan SAKIP di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota di Jawa Timur. 

Walikota menjelaskan mengenai 9 Indikator Kinerja Utama di Kota Kediri. Pada indikator Indeks Reformasi Birokrasi Kota Kediri pada 2019, 59,65, tahun 2020 58,11 (CC), lalu pada tahun 2021 naik menjadi 60,37 (B). 

Sementara Indeks Kepuasan Masyarakat masuk kategori Baik dan mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2019 sebesar 3,41, tahun 2020 sebesar 3,48, dan tahun 2022 sebesar 3,51. 

Sementara indikator level smart city tahun 2019 sebesar 2,87, tahun 2020 sebesar 2,87, dan tahun 2021 meningkat sebesar 3,06. 

Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat di tahun 2019 sebesar 78,08, tahun 2020 sebesar 78,23, dan pada tahun 2021 sebesar 78,6. 

Sedangkan Indek Kerukunan Antar Umat Beragama masuk dalam kategori tinggi. Pada tahun 2019 sebesar 3,91, tahun 2020 sebesar 3,91, dan tahun 2021 sebesar 3,97. 

Selanjutnya Indeks Kota Layak Huni masuk kategori cukup dan nilainya terus meningkat. Pada tahun 2019 sebesar 70,37, tahun 2020 sebesar 72,6 , dan tahun 2021 sebesar 77,8.

Sementara pertumbuhan ekonomi, tahun 2019 sebesar 5,47 persen lalu di tahun 2020 terkoreksi akibat pandemi sehingga menjadi -6,25 persen. Di tahun 2021 pertumbuhan ekonomi bergerak naik di angka 2,05 persen. 

Indeks Gini tahun 2019 sebesar 0,321, tahun 2020 sebesar 0,346, dan tahun 2021 sebesar 0,374. 

Sementara untuk tingkat kemiskinan tahun 2019 sebesar 7,16 persen pada tahun 2020 7,69 persen dan pada tahun 2021 sebesar 7,75 persen. 

"Tema RKPD tahun 2022 adalah pemulihan ekonomi dan peningkatan infrastruktur daerah. Tahun 2022 merupakan tahun percepatan pemulihan ekonomi yang sudah dilakukan sejak tahun 2021," ujarnya.

Dalam mencapai target pembangunan tahun 2022, dilakukan penguatan SAKIP.

Ada lima langkah yang dilakukan. Pertama komitmen pimpinan, dimana kepala perangkat daerah berkomitmen menerapkan SAKIP dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved