Berita Kediri

Disperdagin Kota Kediri Gelar Sidang Tera Untuk Melindungi Konsumen Dari Pedagang Nakal 

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri menggelar Tera Ulang/Sidang Tera secara gratis di Kelurahan Pesantren, Selasa (27/9)

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Pelaksanaan sidang tera yang digelar Disperdagin kota Kediri di Kelurahan Pesantren, Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri menggelar Tera Ulang/Sidang Tera secara gratis di Kelurahan Pesantren, Selasa (27/9/2022). 

Kegiatan ini untuk memaksimalkan perlindungan konsumen sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat utamanya pemilik alat -alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP).

Sekretaris Disperdagin Kota Kediri, Tintawati menjelaskan, masyarakat yang punya UTTP tidak perlu jauh-jauh datang ke Kantor Disperdagin untuk melakukan tera ulang, tapi Disperdagin yang mendatangi tempat aktivitas mereka.

Kegiatan yang melibatkan 11 tenaga ahli penera ini juga berfungsi untuk melindungi konsumen dari kecurangan saat berbelanja. 

“Disebut sidang tera karena kita lihat sejauh mana timbangan yang digunakan sesuai standar yang ada,” jelasnya. 

Kegiatan ini sangat penting agar konsumen bisa mendapatkan barang yang sesuai dengan massanya. Apabila terdapat timbangan yang tidak sesuai dengan standar, petugas akan merekomendasikan pemilik UTTP agar mereparasi ke petugas reparatif.

Selanjutnya, petugas akan memberikan tanda berupa stempel tera ulang pada timbangan yang telah lolos sidang tera.

Diharapkan kegiatan ini dapat mempertahankan predikat Kota Kediri sebagai penerima anugerah Daerah Tertib Hukum dari Kementerian Perdagangan RI yang diterima oleh Walikota Kediri pada 31 Agustus 2022. 

Disperdagin Kota Kediri akan menggelar kegiatan tera ulang selama satu bulan mendatang. 

Dijelaskan Tintawati, selain sidang tera, pihaknya rutin menggelar pos ukur ulang di pasar-pasar tradisional. Kegiatan ini akan melakukan pengukuran ulang terhadap massa barang yang dibeli konsumen guna memastikan massa barang benar-benar sesuai dengan ukuran. 

Diharapkan lewat kegiatan ini konsumen semakin aman dan nyaman saat berbelanja di pasar karena timbangan yang digunakan sesuai standar, sehingga konsumen merasa aman dan nyaman karena tidak merasa dirugikan.

(didik mashudi/tribunmataraman.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved