Berita Nganjuk

Polres Nganjuk Ajak Pelajar SMP Bermedia Sosial Secara Bijak

Jajaran Polres Nganjuk kembali melakukan sosialisasi dan berinteraksi dengan generasi muda dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Jajaran Kepolisian Polres Nganjuk Sektor Kertosono melakukan sosialisasi dan interaksi terkait pemanfaatan medsos dalam konten positif dan mendidik. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Jajaran Polres Nganjuk kembali melakukan sosialisasi dan berinteraksi dengan generasi muda dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kali ini sosialisasi dan interaksi dilakukan jajaran Polsek Kertosono Polres Nganjuk dengan mengambil materi pemanfaatan media sosial (Medsos) untuk menyebarkan konten positif dan mendidik.

Kapolsek Kertosono, Kompol Rahayu Rini mengatakan, adanya beberapa pihak yang memanfaatkan medsos untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif sangat memprihatinkan.

Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda.

"Maka dari itu, kami secara proaktif mengajak generasi muda agar cerdas menggunakan media sosial. Hal itu kami lakukan untuk mengantisipasi merebaknya penggunaan obat-obatan terlarang, tawuran antar pelajar dan penyebaran berita hoax," kata Rahayu Rini dalam kegiatan sosialisasi yang dilakukan saat menjadi Inspektur upacara (Irup) di SMPN 3 Kertosono diikuti sekitar 800 siswa, Senin (26/9/2022).

Rahayu Rini mengingatkan kepada para siswa terkait masalah kenakalan remaja, khususnya yang sedang marak masalah tawuran antar pelajar. Pelajar merupakan masa depan bangsa sehingga seharusnya tidak mudah terprovokasi yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

"Masalah Perguruan silat, silakan ikut perguruan silat, tapi jangan mudah ikut-ikutan orang ataupun temannya yang tidak bertanggung jawab. Ingat masa depan amat penting guna kebahagiaan siswa sekalian," ujar Rahayu Rini didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto..

Lebih lanjut diungkapkan Rahayu Rini, generasi muda saat ini cukup rawan terjerumus pada hal-hal yang negatif. Baik itu pornografi, pelecehan seksual, obat-obatan terlarang dan perkelahian antar pelajar maupun berita hoax.  

"Dan itu semua terjadi dari adanya pergaulan maupun penggunaan handphone, maka dari itu Polri perlu memberikan bimbingan kepada pelajar melalui upacara di hari Senin agar terhindar dari hal dan perbuatan negatif dari pemanfaatan alat komunikasi yang dimilikinya," tutur Rahayu Rini.

(ahmad amru muiz/tribunmataraman.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved