Berita Kediri

Fatayat NU Kota Kediri Gelar Lomba Mewarna, Dipuji Wali Kota Karena Bisa Cegah Anak Kencanduan Gawai

Wali Kota Kediri mengapresiasi ajang lomba mewarna yang digelar Fatayat NU Kota Kediri. Ini karena lomba itu bisa turut mencegah anak kecanduan gawai

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Wali kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berfoto bersama dengan para peserta lomba mewarnai yang digelar Fatayat NU Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama 1.344 - 1.444 H, Fatayat NU Kota Kediri menggelar lomba mewarnai di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo, Kota Kediri, Minggu (25/9/2022).

Dalam lomba Mewarnai ini ada tiga kategori yang dilombakan.

Pertama kategori A (untuk TK) juara 1 diraih oleh Al Bilqish Mayaza dari TK Islam Al Falah.

Kedua, kategori B (SD kelas 1-3) juara 1 diraih oleh Zhafira Syarani  dari MIN 2 Kediri.

Lalu kategori C (SD kelas 4-6) juara 1 diraih oleh Kyyisah Qonita dari SDN Sisir 01. 

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar yang hadir pada kegiatan lomba mewarnai menyampaikan terima kasih kepada Fatayat NU Kota Kediri karena menggelar acaranya sangat mendidik, dan bagus. 

"Karena sekarang ini anak-anak pada pegang gawai, untuk itu memang harus dibuatkan acara seperti ini supaya mereka lepas dari gawainya,” ujarnya.

Dijelaskan, sebagai orang tua jangan memberi gawai anak-anaknya. Ibaratnya gawai itu bukan makanan mereka. Karena makanan mereka itu bermain di lapangan, bermain di tanah dan lainnya tapi bukan bermain gawai. 

Karena saat ini banyak sekali anak-anak di usia kurang dari satu tahun sudah diberikan gawai oleh orang tuanya. Padahal itu tidak baik dan nantinya ketika anak beranjak remaja yang diingat bukan orang tuanya tapi malah gawainya. 

Walikota juga berpesan agar semua pihak bersama-sama saling mengingatkan. Makanya di Kota Kediri ini dibangunkan taman, dengan tujuan agar anak-anak bermain di sana dan bisa melupakan gawainya. 

“Jangan berikan anak-anak kita itu gawai. Saya paham anak-anak kalau dikasih gawai akan diam. Tapi dia akan melupakan orang tuanya nanti ke depannya,” terangnya.

(didik mashudi/tribunmataraman.com)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved