Berita Blitar

Angka Pernikahan di Kota Blitar Turun 300 Per Tahun Selama Pandemi Covid-19

Jumlah pernikahan di Kota Blitar menurun sekitar 300 per tahun selama pandemi Covid-19.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi. Angka penikahan di Kota Blitar turun sekitar 300 per tahun selama pandemi covid-19 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Jumlah pernikahan di Kota Blitar menurun selama pandemi Covid-19.

Salah satu faktor penyebabnya, masyarakat memilih menunda pernikahan karena tidak diperbolehkan menggelar resepsi di awal-awal terjadi pandemi Covid-19.

"Jumlah peristiwa pernikahan di Kota Blitar menurun selama pandemi. Tapi, penurunannya tidak terlalu signifikan sekitar 200-300 per tahun," kata Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kota Blitar, Purnomo, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Ribuan Buku Nikah Dibakar di Kantor Kemenag Kota Blitar, ini Alasannya

Purnomo mengatakan, sebelum pandemi, rata-rata jumlah pernikahan di Kota Blitar sebanyak 1.200-1.300 per tahun.

Sejak terjadi pandemi, jumlah pernikahan di Kota Blitar turun menjadi rata-rata 800-900 per tahun.

"Mayoritas masyarakat menganggap pernikahan acara sakral yang harus dirayakan dengan mengundang saudara dan teman. Ketika awal pandemi, tidak diperbolehkan menggelar resepsi pernikahan," ujarnya.

Dikatakannya, tahun ini, jumlah pernikahan di Kota Blitar mulai meningkat lagi mendekati normal seperti sebelum terjadi pandemi.

Pemerintah sudah memberikan pelonggaran kegiatan masyarakat seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia yang mulai melandai.

"Mulai Juli 2022 atau Bulan Besar (Jawa), jumlah pernikahan di Kota Blitar sudah mulai meningkat lagi," katanya. 

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved