Berita Blitar

Polisi Hentikan Penyelidikan Peristiwa Pria Meninggal dalam Mobil di Kota Blitar

Pria yang meninggal dalam mobil yang berhenti mendadak di kota Blitar dipastikan bunuh diri. Maka polisi pun menghentikan penyelidikannya

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Warga melihat polisi mengevakuasi jenazah korban dari dalam mobil ke mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar, Sabtu (17/9/2022).    

TRIBUNMATARAMAN.COM - Satreskrim Polres Blitar Kota menghentikan penyelidikan peristiwa pria meninggal dunia dalam mobil yang berhenti mendadak dan mengeluarkan asap di Jl Sudanco Supriadi, Kota Blitar. 

Polisi tidak menemukan dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Korban, yaitu, Oke Setia Wibawa, warga Desa Gempolan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya sendiri di dalam mobil. 

Selain itu, keluarga korban menerima peristiwa itu sebagai musibah dan meminta polisi tidak melanjutkan proses penyelidikan. 

"Setelah kami sampaikan fakta-fakta peristiwa itu ke keluarga korban dan keluarga korban memutuskan agar penyelidikan dihentikan. Selain itu, tidak ada dugaan mengarah tindak pidana dalam peristiwa itu," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Terungkap! Pria yang Meninggal Dalam Mobil Berasap di Blitar Diduga Sengaja Akhiri Hidup

Keluarga korban bisa memahami dan menerima peristiwa itu sebagai musibah. Keluarga korban juga membuat surat pernyataan agar penyelidikan peristiwa itu dihentikan karena tidak ada unsur tindak pidana.

"Dari hasil penyelidikan mulai olah TKP, analisa penyidik, dan bukti pendukung, dari awal ketika ditemukan kondisi mobil langsung berasap. Saksi pertama yang melihat kendaraan berhenti langsung mengeluarkan asap tebal dan tidak ada orang lain di dalam mobil," ujarnya. 

Argo menjelaskan dari hasil penyelidikan diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya sendiri di dalam mobil. 

"Setelah kami telusuri memang ada tanda-tanda korban kondisinya sedang depresi. Tapi, kami tidak bisa mengungkapkan motifnya untuk menjaga perasaan keluarga," katanya.

Dikatakannya, korban diduga sengaja menyiramkan bensin di dalam mobil lalu menyalakan rokok. Kondisi itu membuat bagian dalam mobil terbakar. 

Mobil tidak terbakar habis karena kondisi pintu dan kaca mobil tertutup rapat. Korban diduga keracunan asap yang membakar bagian dalam mobil.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved