Berita Kediri

Pemkab Kediri Verifikasi Ulang Data Sebelum Salurkan Subsidi Untuk Pedagang Terdampak Harga BBM Naik

Pemkab Kediri melakukan verifikasi data pedagang untuk memastikan penyaluran bantuan atau subsidi akibat kenaikan harga BBM tepat sasaran

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat mengunjungi para pedagang di pasar tradisional kawasan Kabupaten Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pemkab Kediri melalui Dinas Perdagangan telah melakukan verifikasi data pedagang yang akan mendapatkan subsidi akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal ini dilakukan agar subsidi yang diberikan tepat sasaran. 

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih menyebutkan data verifikasi ini diambil dari data yang telah tersedia sejak masa pandemi lalu.

“Artinya database pedagang sudah ada. Akibat Covid kemaren, kami sudah menyalurkan bansos. By name, by adress sudah ada,” kata Tutik, Senin (19/9/2022).

Dari data tersebut, pihaknya melakukan verifikasi serta pemutakhiran data. Dari 7000 data pedagang, telah terverifikasi menjadi lima ribu pedagang yang berhak menerima bantuan. Hasilnya, beberapa pedagang yang bukan ber-KTP Kabupaten Kediri harus dicoret dari data tersebut. 

“Kita perlu verifikasi apakah ada pedagang baru, apakah pedagang lama masih berjualan. Ada juga beberapa pedagang yang bukan ber-KTP Kabupaten Kediri. Akhirnya kita mengerucut di angka 5 ribu pedagang,” terangnya.

Tutik menambahkan, dalam pelaksanaanya, verifikasi data penerima manfaat ini berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mencegah terjadinya data ganda. Ditambah lagi, penyesuaian dan sinkronasi data dengan dinas lain yang juga mengeluarkan program bantuan sosial.

Selain itu, parameter lain yang digunakan adalah peruntukan atau sasarannya. Sehingga antara pedagang, transportasi, hingga masyarakat yang telah masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hanya akan menerima salah satu dari parameter tersebut.

Sedangkan bantuan ini akan menyasar ke berbagai jenis pedagang. Mulai dari pedagang pracang, sayur, gerabah hingga pedagang kue. Kemdudian besaran bantuan untuk pedagang di 12 pasar yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kediri ini sejumlah 300 ribu perbulan yang akan diberikan selama tiga bulan. Yakni Oktober hingga Desember. 

Dia berharap bantuan ini dapat menekan harga barang di pasar. Yang kemudian akan menahan timbulnya inflasi daerah akibat kenaikan harga BBM.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved