Berita Tulungagung

Ecoton Mengaudit Produk yang Mengotori Pantai Gerangan Tulungagung, Terbanyak Produk Unilever

Ecoton mengaudit produk yang mengotori pantai Gerangan Tulungagung. Hasilnya, sampah sacet produk Unilever paling banyak ditemukan

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Audit produk yang mencemari pantai Gerangan Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sekitar 37 komunitas di Kabupaten Tulungagung melakukan aksi bersih-bersih Pantai Gerangan di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Minggu (18/9/2022).

Kegiatan yang menjadi bagian dari World Clean Up Day 2022 ini berhasil mengumpulkan sampah seberat 151 Kilogram.

Dari sampah-sampah yang terkumpul ini lalu dilakukan audit merek, untuk mengetahui produk apa yang paling mengotori laut.

"Yang paling banyak adalah bekas kemasan saset," ungkap Manajer Program Advokasi dan Litigasi Ecoton, Azis.

Azis menambahkan, 46,6 persen sampah berasal dari bekas kemasan produk Unilever.

Disusul bekas kemasan produk Wings 32,1 persen, Indolakto 9,8 persen, Indofood 5,7 persen dan Danone 5,7 persen.

Hasil audit produk ini akan dijadikan rekomendasi ke produsen, untuk ikut bertanggung jawab.

Hal ini sesuai dengan Undang-undang nomor 18 tahun 2008, tentang Pengelolaan Sampah.

"Sampah ini sampai ke pantai bukan karena semata kesalahan konsumen. Produsen harus bertanggung jawab pada produknya," tegas Azis.

Jika memang produk yang dihasilkan tidak bisa diurai alam, produsen wajib menarik produknya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved