Berita Kediri

Nasabah Geruduk Kantor Perwakilan AJB Bumiputera Kota Kediri, Tagih Janji Pencairan 

Perwakilan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kembali mendatangi Kantor Wilayah AJB Bumiputera di Kota Kediri untuk menagih janji

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Perwakilan nasabah mendatangi Kantor Wilayah AJB Bumiputera  Kediri mempertanyakan pencarian klaim asuransi yang macet, Kamis (15/9/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.com - Perwakilan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kembali mendatangi Kantor Wilayah AJB Bumiputera di Kota Kediri, Kamis (15/9/2022).

Kedatangan perwakilan nasabah dari Kediri,  Jombang, Blitar, Nganjuk dan Tulungagung untuk menagih klaim pencairan uangnya yang sampai sekarang masih macet.

Fitria Cahyarani, Korlap aksi perwakilan nasabah AJB Bumiputera menjelaskan, dari kelompoknya ada sekitar Rp 500 juta dana klaim yang sampai sekarang masih belum dibayarkan.

"Seharusnya uangnya bisa dicairkan dengan cepat. Karena daerah lain sudah ada pencairan dengan menggunakan 30 persen premi lanjutan," jelasnya.

Sementara dari hasil dialog dengan pihak Kantor Wilayah AJB Bumiputera Kediri diperoleh penjelasan baru ada dua nasabah yang dananya sudah dapat dicairkan. 

Pada pertemuan juga disepakati supaya ada pencairan lanjutan pada setiap awal bulan berikutnya bagi anggota yang lain. 

"Walaupun nominalnya tidak banyak sesuai dengan kemampuan. Tapi ada itikad baik untuk pencairan, kalau tidak ada itikad baik, maka dengan terpaksa segel kantor akan kami pasang," tandasnya. 

"Kami adalah pemilik dan kami tidak akan anarkis dan mengamankan aset kami," jelasnya.

Sementara Nurul Iswantoro, Kepala Wilayah AJB Bumiputera Kediri saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini  tagihan nasabah yang masih belum menerima pencairan nilainya mencapai Rp 500 miliar.

Kantor Wilayah AJB Bumiputera Kediri membawahi 15 kantor cabang di Jatim sejauh ini masih belum mengagendakan untuk melakukan pencairan.

"Kami masih mengupayakan ada solusi sehingga terurai. Sekarang manajemen sedang mengajukan rencana penyiagaan keuangan ke OJK mudah-mudahan segera ada persetujuan," jelasnya.

(didik mashudi/tribunmataraman.com)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved