Berita Blitar

10 Ribu Pekerja di Blitar Raya Terima Bantuan Subsidi Upah Dampak Kenaikan Harga BBM

Sekitar 10.000 pekerja di Blitar Raya akan menerima bantuan subsidi upah (BSU) dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM)

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi Uang BLT BPJS Ketenagakerjaan 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sekitar 10.000 pekerja di Blitar Raya akan menerima bantuan subsidi upah (BSU) dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp 600.000 per orang dari BPJS Ketenagakerjaan. 

Penyaluran BSU tahap pertama dari BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja sudah dilakukan mulai pekan ini. 

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Blitar, Hendra Elvian mengatakan sesuai rencana ada tiga tahap pencairan program BSU kepada para pekerja.

"Untuk tahap pertama sudah mulai dicairkan pekan ini. Rencana ada tiga tahap mulai September, Oktober, dan November," kata Hendra. 

Dikatakannya, jumlah pekerja penerima manfaat program BSU secara nasional sebanyak 14,5 juta pekerja. 

Sedang di wilayah Jatim, ada sebanyak 1,9 juta pekerja yang mendapatkan program BSU.

"Kalau di Blitar Raya, perkiraan ada 10.000 pekerja yang menerima program BSU untuk gelombang pertama," ujarnya.

Menurutnya, jumlah pekerja di Blitar Raya bisa berubah lagi untuk penyaluran tahap kedua dan tahap ketiga. 

Ia berharap, semakin banyak pekerja yang menerima program BSU akan meningkatkan perekonomian di Blitar Raya. 

"Penyaluran BSU langsung ke rekening penerima yang sudah punya rekening bank himbara (himpunan bank milik negara)," katanya. 

Seperti diketahui, pemerintah kembali menyalurkan program BSU kepada para pekerja terkait dampak kenaikan harga BBM

Syarat pekerja yang menerima program BSU, yaitu, aktif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan bergaji maksimal Rp 3,5 juta.

(samsul hadi/tribunmataraman.com)  

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved