Persik Kediri Vs Arema FC

Jelang Laga Kandang Lawan Arema FC, Pelatih Persik Kediri Fokus Kembalikan Kebugaran Pemain

Jelang laga kandang melawan Arema FC, pelatih Persik Kediri, Divaldo Alves lebih fokus mengembalikan kebugaran para pemain

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Pemain Persik Kediri saat menjalani sesi latihan jelang laga Derbi Jatim Persik vs Arema FC, Sabtu (17/9/2022) di Stadion Brawijaya Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Persik Kediri telah memulai mempersiapkan laga melawan Arema FC, Sabtu (17/9/2022) mendatang. 

Laga Derbi Jatim lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2022/2023 ini akan digelar di Stadion Brawijaya Kediri. 

Menyongsong pertandingan ini, Dany Saputra dkk langsung digenjot dengan latihan keras untuk bisa mengamankan poin penuh.

“Saat ini kami fokus ke endurance, saat perjalanan baik pergi maupun pulang sedikit macet, jadi kami fokus mengembalikan fisik terlebih dulu. Ada beberapa pemain yang absen, seperti Fitra Ridwan yang terkena demam dan cedera, tapi secara umum pemain melakukan recovery cukup bagus,” ujar pelatih kepala Macan Putih, Divaldo Alves, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Daftar 7 Kesepakatan Persik Kediri dan Arema FC, Salah Satunya Suporter Tamu Dilarang Datang

Tidak hanya menghadapi Arema, Divaldo juga menekankan bahwa pemilihan pemain yang akan turun bertanding akan berdasarkan performa saat latihan.

Sehingga pelatih asal Portugal ini menegaskan penentuan starting eleven akan melihat kerja keras pemain saat sesi latihan dan mengabaikan faktor lainnya.

“Saya harus objektif, seperti Taufiq pemain yang pengalaman dan dibutuhkan dalam tim, namun tentu saya akan memantau kondisinya terlebih dulu, apakah sudah siap 100 persen. Lalu Faris Aditama, jangan melihat usianya saja, tapi bagaimana dia bekerja keras saat latihan dan hasilnya dia bisa masuk line up," jelasnya.

"Saat melawan PSM Makassar, Faris cukup bagus turun dari sebagai pengganti, begitu juga di laga terakhir punya peluang bikin gol atau assist,” imbuhnya.

Divaldo juga mengatakan bahwa dirinya pun selalu mendengar masukan dan berdiskusi dengan pemain soal teknis di lapangan hijau.

“Berbicara soal tim, saya senang mental pemain terus membaik, sudah bisa lepas dan komunikasi di lapangan juga cair. Saya juga suka berdikusi dengan pemain soal posisi terbaik mereka, itu akan sangat membantu tim, dan sebagai pelatih saya akui bahwa kekuatan tim adalah kekompakan, together as one, tidak hanya saat pertandingan namun juga di luar lapangan, saya mau dan harus terus seperti ini,” tutupnya.

(Luthfi Husnika/tribunmataraman.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved