Berita Nganjuk

Jaksa Masuk Kampus, Sosialisasikan UU ITE ke Mahasiswa Agar Tak Gegabah Manfaatkan IT

Kejaksaan Negeri Nganjuk menggelar program kegiatan Jaksa Masuk Kampus. Kepada mahasiswa melakukan sosialisasi UU ITE

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/ahmad amru muiz
Salah satu anggota Tim Kejaksaan Negeri Nganjuk saat memberikan sosialisasi tentang UU ITE di Institut Teknologi Mojosari Nganjuk dalam program JAMASAN SAE.  

TRIBUNMATARAMAN.COM - Kejaksaan Negeri Nganjuk menggelar program kegiatan Jaksa Masuk Kampus.

Kali ini kegiatan yang dikemas dalam JAMASAN SAE (Jaksa Mucal lare Sekolan lan Masyarakat Milenial) dilaksanakan di Institut Teknologi Mojosari (ITM) Nganjuk.

Kasi Pidum Kejari Nganjuk, Roy Ardiyan SH mengatakan, dalam kegiatan JAMASAN SAE di Institut Teknologi Mojosari, Kejari Nganjuk mensosialisasikan UU ITE kepada mahasiswa. 

Kata dia, informasi dan Transaksi Elektronik ibarat pisau bermata dua. Yakni bisa bermanfaat untuk kebaikan, seperti untuk membuat website, berjualan online dan sebagainya. Namun apabila ilmu tersebut dimiliki oleh orang yang salah maka akan berakibat ke tindak pidana kejahatan, seperti misal digunakan untuk hacker, pembobolan bank atau yang lainnya.

Dalam Undang-undang ITE, menurut Roy Ardiyan, juga dijelaskan Transaksi Elektronik merupakan perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan, dan/atau media elektronik lainnya.

"Bagi yang melanggar nantinya akan dikenakan sanksi berupa pidana penjara dan denda, maka dari itu mahasiswa/mahasiswi baru diharapakan tidak pernah melakukan perbuatan yang menimbulkan kerugian orang lain dan lebih bijak menggunakan sarana teknologi," ucap Roy Ardiyan.

Jaksa Fungsional Kejari Nganjuk, Deris Andriani mengatakan, saat ini marak perkara Judi online. Di Kejaksaan Negeri Nganjuk juga sering menangani  perkara Judi. Dimana untuk perjudian online sendiri sudah diatur di Pasal 45 ayat 2 dimana terdakwa bisa dipidana penjara selama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

"Makanya, jangan sampai tindak pidana yang sudah disampaikan dalam pemaparan JAMASAN SAE tersebut terjadi pada mahasiswa/mahasiswi baru di ITM Nganjuk," kata Deris Andriani.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved