Berita Blitar

Penyaluran Dana BLT BBM di Kota Blitar Ditargetkan Selesai Sehari

Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) terkait kenaikan BBM dan program sembako di Kota Blitar ditargetkan selesai dalam sehari, Kamis (8/9)

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Pegawai Kantor Pos Blitar menyerahkan dana BLT BBM dan program sembako kepada warga, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUNMATARMANA.COM - Penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) terkait kenaikan BBM dan program sembako di Kota Blitar ditargetkan selesai dalam sehari, Kamis (8/9/2022). 

Penyaluran dana BLT BBM dan program sembako dilakukan lewat Kantor Pos Blitar.

Di kota Blitar, total ada 6.565 keluarga penerima manfaat (KPM) penerima dana BLT BBM dan program sembako. 

"Penyaluran ditargetkan selesai hari ini. Tapi, kalau ada yang belum bisa ambil hari ini, besok tetap kami layani," kata Kepala Kantor Pos Blitar, Andreas Adi Mulyo. 

Baca juga: Warga Kota Blitar Dapat Dana BLT BBM dan Program Sembako Rp 500 Ribu Hari ini

Andreas mengatakan ada tiga mekanisme penyaluran dana BLT BBM dan program sembako kepada masyarakat. 

Tiga mekanisme penyaluran BLT BBM dan program sembako, yaitu, melakukan pembayaran di kantor kelurahan, Kantor Pos, dan diantar langsung ke rumah penerima.

"Masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik, baik sakit maupun difabel, penyaluran uang bantuannya dengan cara diantar langsung ke rumahnya," ujarnya. 

Dikatakannya, untuk penyaluran pertama ini, tiap KPM menerima uang bantuan sebesar Rp 500.000.

Rinciannya, dana BLT BBM sebesar Rp 300.000 untuk dua bulan dan program sembako Rp 200.000 untuk bulan September 2022.

"Program sembako yang sebelumnya diberikan berupa barang, sekarang diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 200.000," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Blitar, Santoso bersama pejabat Forkopimda Kota Blitar ikut memantau penyaluran dana BLT BBM dan program sembako di Kantor Pos Blitar. 

Santoso mengatakan penyaluran dana BLT BBM dan program sembako berjalan baik. Menurutnya, Pemkot Blitar juga akan menyisir warga terdampak yang belum mendapat dana BLT BBM dan program sembako.

"Karena kami juga disarankan pemerintah pusat agar menggunakan dua persen dari dana transfer umum baik dari DAU dan dana bagi hasil untuk menutup celah warga yang belum menerima bantuan dampak kenaikan BBM," katanya.

(samsul hadi/tribunmataraman.com) 

Dapatkan berita menarik lainnya di Google News, Klik Tribun Mataraman 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved