Liga Inggris

Liverpool Terseok-seok Babak Belur Seperti Tim Pecundang Sejak Ditinggal Sadio Mane

Liverpool kini sedang terseok-seok di awal kompetisi baik Liga Inggris maupun Champions, sejak ditinggal Sadio Mane ke Bayer Munich

Editor: faridmukarrom
Istimewa
Pemain Bayer Munich Sadio Mane. Liverpool kini sedang terseok-seok di awal kompetisi baik Liga Inggris maupun Champions, sejak ditinggal Sadio Mane ke Bayer Munich 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Liverpool kini sedang terseok-seok di awal kompetisi baik Liga Inggris maupun Champions.

The Reds kini bak seperti tim pecundang yang mudah dikalahkan oleh lawannya.

Terbaru Liverpool baru saja mengalami kekalahan 4-1 lawan Napoli di Liga Champions.

Hasil ini semakin memperdalam raihan hasil buruk Liverpool dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: LINK TV Online SCTV Man United vs Sociedad Jam 02.00 WIB, Siaran Live Streaming Liga Europa di Sini

Baca juga: Persis Solo Tak Kunjung Dapat Pelatih, Pasoepati Berteriak Minta eks Chelsea Thomas Tuchel Merapat

Baca juga: Persik Mania Sedih dan Tak Rela eks Pelatih Persik Kediri Javier Roca Gabung Arema FC

Baca juga: Rapot 4 Penjaga Gawang Persib Bandung di Liga 1 2022/2023, I Made Wirawan Paling Banyak Kebobolan

Salah satu penyebab hasil buruk di Liverpool juga tak terlepas dari kehilangannya Sadio Mane.

Hilangnya Sadio Mane dalam skuad The Reds nampaknya mempengaruhi mental bertanding tim yang bermarkas di Anfield itu. Mane adalah kepingan puzzle pertama Jurgen Klopp dalam sistem gegenpressing yang ia usung.

Atributnya membawa The Reds menjadi tim raksasa dari musim ke musim, trofi Liga Inggris dan Liga Champions pun sukses ia berikan sejak kedatangannya dari Southampton.

 Sadio Mane Lebih Elite dari Mo Salah

Atribusi Sadio Mane adalah kecepatan dan kemampuan dribelnya yang luar biasa, ia juga memiliki insting mencetak gol yang tinggi.

Bermain sebagai winger kiri untuk Southampton, Mane sukses menyumbangkan 45 gol dan 32 assist dari 75 pertandingan di seluruh kompetisi untuk tim yang bermarkas di Stadion St Mary's tersebut.

Torehannya itu membuat juru taktik Liverpool asal Jerman, Jurgen Klopp tertarik untuk merekrutnya.

Dan benar saja, di musim 2016/2017, The Reds rela merogoh kocek sebanyak 34 juta poundsterling atau setara dengan Rp598 miliar untuk membawa Mane ke Anfield.

Nama sang pemain pun melambung tinggi, bersama The Reds, Mane mampu menyumbangkan gelar Liga Inggris dan trofi paling bergengsi di eropa, Liga Champions.

Di musim 2018/2019 Mane juga berhasil meraih gelar top skor Liga Primer Inggris dengan torehan 22 gol.

Mane adalah winger yang luar biasa, salah satu yang terbaik di dunia, dribbles completed Mane berada di angka 2.18 per pertandingan, hanya kalah dari Mohamed Salah.

Namun, Masalah menciptakan peluang, Mane yang menjadi paling handal, xG Mane di Liga Inggris musim ini berada di angka 12.3, lebih tinggi dari Mo salah yang hanya berada di angka 11.4.

Dengan catatan seperti itu tak heran jika Mane mampu mengalahkan Mo Salah sebanyak dua kali di musim lalu, baik di Piala Afrika maupun kualifikasi Piala Dunia.

Torehan golnya juga lebih mentereng dari Mohamed Salah di Liga Champions, Sadio Mane memang tak butuh validasi, ia memberi bukti dengan kerja kerasnya di lapangan. (Tribunnews.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved