Berita Tulungagung

Tugas Dinkes Tulungagung Mencari 2.453 Penderita TBC, yang Terlacak Baru 570 Orang

Dinkes Tulungagung mesti mencari sebanyak 2.453 penderita TBC di Tulungagung. Hingga Agustus 2022, baru terdeteksi sebanyak 570 pasien

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunnews.com
Ilustrasi kampanye pencegahan TBC. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mengemban tugas untuk menemukan 2.453 penderita TBC.

Jumlah ini mengacu para prosentase jumlah penduduk dengan angka kesakitan TBC.

Hingga Agustus 2022, Dinkes Tulungagung sudah  menemukan 570 pasien.

"Sebenarnya obat TBC sudah ditemukan 200 tahun lalu. Tapi penyakit ini masih ada meski sudah ratusan tahun," ujar Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Tulungagung, Didik Eka.

Baca juga: Tahanan Meninggal Karena TBC, Lapas Tulungagung Sebut Tak Diberi Riwayat Sakit Sebelum Dilimpahkan

Menurut Didik, yang paling susah adalah menemukan pasien untuk diobati.

Bahkan banyak warga yang tidak mau mengakui dirinya terkena TBC.

Mereka yang sudah divonis dokter pun masih  mencari second opinion (pendapat kedua) untuk membantah penyakitnya.

"Bahkan ada yang sampai datang ke paranormal, tidak mau berobat secara medis. Padahal obatnya sudah ada," sambung Didik.

Sikap penderita TBC ini tidak lepas dari pandangan negatif tentang penyakit ini.

TBC dinilai sebagai penyakit  kutukan, penyakit orang miskin dan dianggap aib. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved