Berita Madiun

Polda Jatim Cari Penyebab Kebakaran Pasar Dungus, Pemilik Kios hingga Penarik Retribusi Didatangkan

Tim Labfor Polda Jatim menggelar olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran di Pasar Dungus, Kabupaten Madiun.

Editor: eben haezer
tribunjatim/sofyan arif candra
Oah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di Pasar Dungus, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (6/9/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Tim laboratorium forensik (Labfor) Polda Jatim melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di Pasar Dungus, Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Selasa (6/9/2022).

Setidaknya ada 4 personel yang diturunkan dari Polda Jatim dan 2 personel dari Polres Madiun yang ditugaskan dalam olah TKP tersebut.

Kapolsek Dagangan, AKP Heru Susanto mengatakan olah TKP tersebut dilakukan untuk menemukan penyebab kebakaran pada Minggu (4/9/2022).

"Hasil sementara belum ada, masih menunggu hasil dari tim Labfor," kata Heru, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Pasar Terbesar di Kecamatan Wungu Madiun Terbakar, Ratusan Lapak Pedagang Luluh Lantak

Dalam penyelidikan tersebut, tim Labfor meminta keterangan sejumlah saksi, mulai dari pedagang pasar dan pemilik kios, mantri pasar, hingga penarik retribusi.

"Masih belum diketahui ya penyebabnya, atau dari mana titik api pertama," lanjutnya 

Hingga kini, Polisi juga masih menutup Pasar Dungus untuk umum, selain untuk kepentingan penyelidikan, beberapa titik juga masih muncul asap 

Selain pihak kepolisian nampak juga petugas PLN didatangkan dalam olah TKP tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Pasar Dungus di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, terbakar,  Minggu (4/9/2022).

Api membakar ratusan kios dan lapak yang ada di dalam pasar terbesar di Kecamatan Wungu tersebut.

Sumber api berasal dari tengah pasar lalu membesar hingga merambat meluas ke bagian pasar lain.

Api membumbung tinggi, bahkan asap terlihat hingga jarak lebih dari 2 kilometer, letusan juga berkali-kali terdengar dari dalam pasar. 

Terlihat para pedagang pasar berusaha menyelematkan dagangannya dengan membawa keluar dari pasar.

Sampai pukul 15.10 WIB, api masih belum bisa dipadamkan. Beberapa mobil damkar telah mendatangi lokasi untuk memadamkan api. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved