Berita Tulungagung

167 Desa di Tulungagung Belum Memenuhi Target BIAN 

Sebanyak 167 desa dari 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung belum memenuhi target imunisasi Measles Rubella (MR). 

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Seorang balita mendapatkan vaksinasi oral saat pelaksanaan BIAN di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Sebanyak 167 desa dari 271 desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung belum memenuhi target imunisasi Measles Rubella (MR). 

Dinas Kesehatan (Dinkes) memanfaatkan waktu hingga 13 September 2022 untuk mengejar target minimal 95 persen per desa.

Menurut Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Tulungagung, Didik Eka, angka 95 menjadi syarat untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. 

"Jika belum terbentuk herd immunity maka ke depan akan ada letupan-letupan kasus Rubella di tengah masyarakat," ujar Didik.

Menurut Didik capaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di tingkat Kabupaten sudah di atas 96 persen.

Namun ketika dirinci capaian per desa, masih banyak desa-desa yang belum memenuhi target.

Pemberian MR dilakukan tanpa melihat status vaksinasi sebelumnya.

"Apapun status vaksinasi MR sebelumnya, anak diberikan vaksin MR selama BIAN ini. Ada yang mendapat multi injeksi dengan vaksin lain, tidak masalah," sambung Didik. 

Desa dengan capaian terendah ada di angka 62 persen.

Namun rata-rata desa yang kurang dari 95 persen, sebenarnya hanya kurang beberapa anak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved