Berita Kediri

Setelah Mengayuh Sepeda, Perempuan Muda di Kediri Akhiri Hidup Dengan Terjun ke Sungai Brantas

Seorang perempuan muda di Kediri nekat terjun ke sungai Brantas hingga akhirnya meninggal. Sebelumnya dia terlihat mengayuh sepeda angin

Editor: eben haezer
ist
Petugas mengevakuasi jenazah perempuan muda yang nekat mengakhiri hidup dengan terjun ke Sungai Brantas di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya nekat loncat ke dalam Sungai Brantas kawasan Dusun Tlanak, Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Aksi nekat perempuan tersebut sempat menggemparkan warga setempat. Pasalnya, perempuan yang bukan merupakan warga dusun sekitar itu tiba-tiba terjun ke anak Sungai Brantas.

"Benar (kejadian tersebut). Seorang perempuan terjun ke sungai Jumat (2/9) kemarin. Identitas belum diketahui," ujar Kapolsek Papar AKP Chardi Kukuh Wicaksono, Minggu (4/9/2022).

AKP Chardi menuturkan, peristiwa tersebut pertama diketahui oleh Jani (50) warga Desa Srikaton, Kecamatan Papar. Ia yang berada tak jauh dari lokasi kejadian sempat melihat korban meloncat dari jembatan ke dalam sungai.

Sebelum korban menerjunkan diri ke sungai, ada juga warga setempat yang mengaku melihat korban mengayuh sepeda angin menuju arah sungai.

"Ada saksi yang melihat korban meloncat ke dalam sungai. Kemudian saat didatangi korban yang berada di sungai tersebut sudah mengapung dengan posisi tengkurap," ungkap Kapolsek Papar.

Saat diketahui posisi korban mengapung, lanjut AKP Chardi, warga yang melihat mencoba menolong. Ia menceburkan diri ke sungai untuk menyelamatkan korban dengan menarik korban ke tepian sungai.

"Saksi mencoba menyelamatkan korban yang tenggelam, namun korban ternyata sudah meninggal dunia," terangnya.

Sementara itu, korban yang belum diketahui identitasnya ini memiliki ciri-ciri memakai celana kain warna krem, kaos warna putih biru motif bunga dan diperkirakan berusia 35 tahun.

Dari hasil pemeriksaan tim Inafis dan dokter Puskesmas setempat pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan.

"Belum diketahui pasti motif penyebab kematian korban bunuh diri. Saat ini korban kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara," pungkasnya.

(Luthfi Husnika/Tribunmataraman.com)

Dapatkan berita menarik lainnya di Google News, Klik Tribun Mataraman

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved