Berita Kediri

Realisasi Investasi Kota Kediri Semester 1 Mencapai Rp 1,48 Triliun, Didominasi Sektor Perdagangan

DPMPTSP Kota Kediri mengumumkan capaian realisasi investasi Kota Kediri Semester I tahun 2022 sebesar Rp 1,48 triliun.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
ist
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri mengumumkan capaian realisasi investasi Kota Kediri Semester I tahun 2022 sebesar Rp 1,48 triliun.

Realisasi investasi ini berada di atas target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Kediri sebesar Rp 800 miliar. 

“Dari capaian investasi telah menyerap tenaga kerja sejumlah 17.182 orang, dari sektor perdagangan menyerap 6.908 tenaga kerja, dari sektor konstruksi menyerap 1.503 tenaga kerja, sektor kesehatan menyerap 349 tenaga kerja, kemudian ada lagi yang cukup besar dari sektor perindustrian menyerap 3.337 tenaga kerja,” ungkap Edi Darmasto, Kepala DPMPTSP Kota Kediri, Minggu (28/8/2022).

Dijelaskannya, sektor yang mendominasi investasi yakni bidang perdagangan sebesar Rp 733,60 miliar, disusul sektor konstruksi sebesar Rp 214,96 miliar, kemudian sektor kesehatan yakni Rp 208,69 miliar.

Kota Kediri merupakan kota yang sangat potensial untuk berinvestasi. Mengutip data dari Lokadata, Kota Kediri masuk ke dalam 10 Wilayah Paling Berkembang di Indonesia (Booming Cities) tahun 2020.

Selain itu Gubernur Jatim menyebut Kota Kediri sebagai Kota Paling Bahagia se-Indonesia. Selain itu Kota Kediri juga masuk 10 Kota Paling Toleran di Indonesia. "Ini sangat mempesona bagi investor,” ungkapnya.

Edi menjelaskan, pihaknya terus berupaya agar capaian realisasi investasi Kota Kediri semakin meroket. “Kita upayakan melalui peningkatan promosi penanaman modal dan peningkatan kualitas pelayanan perizinan,” jelasnya. 

Untuk mengoptimalkan capaian, juga berupaya meningkatkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) oleh pelaku usaha, meningkatkan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan optimalisasi inovasi daerah yang telah dibangun. 

“Kita punya Asistensi Pengisian LKPM Online Dibantu Sampai Lancar (Apelin Pacar), Respon Cepat Layanan Pembinaan Usaha Mendatangi Tempat Kegiatan Usaha (Rela Datang) dan  Mobile Public Service (MPS),” tambahnya.

Untuk kegiatan promosi investasi, Pemkot Kediri memfokuskan promosi di bidang Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE).

“Pengembangan sektor MICE ini sejalan dengan proyek pembangunan Bandara Internasional Kediri dan jalan tol. Semoga keberadaan bandara dan jalan tol bisa berefek langsung memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Kediri,” harapnya.(didik mashudi)

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved