Bonek Meninggal

Bonek Meninggal Saat Estafet ke Sleman, Wali Kota Eri Cahyadi Minta Stop Tradisi Estafet

Seorang bonek meninggal saat melakukan estafet untuk mendukung langsung Persebaya di Sleman. Wali kota Eri Cahyadi minta tradisi estafet distop.

Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/khairul amin
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). 

Reporter: Khairul Amin

TRIBUNMATARAMAN.com | SURABAYA - Kemenangan 0-1 Persebaya atas PSS Sleman, Sabtu (27/8/2022)  diwarnai kabar duka. 

Seorang bonek meninggal karena kecelakaan saat melakukan estafet untuk mendukung langsung Persebaya di Sleman.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka datang. Salah seorang Bonek, Zainuri Al Yusak meninggal dunia. Terjatuh dari truk di Sragen saat akan menuju Sleman untuk mendukung Persebaya," tulis Eri Cahyadi di akun instagram pribadinya.

Berdasarkan informasi yang beredar, Zainuri Al Yusak merupakan warga asal Pacar Kembang, Tambak Sari, Surabaya.

"Persebaya selamanya, tapi bukan dengan cara yang membahayakan diri," tambahnya.

Melihat tingginya risiko estafet, orang nomor satu di Surabaya itu berharap Bonek stop melakukan estafet.

"Sudah ada banyak tur bersama untuk mendukung Persebaya ketika main tandang. Bila belum memungkinkan ikut, mohon jangan memaksakan diri. Ingatlah ayah, ibu, istri, anak, keluarga di rumah," pungkas Eri Cahyadi.

"Alfatihah buat Mas Zainuri. Semoga ditempatkan di tempat termulia di sisi Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa," pungkasnya. (amn).

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved