Berita Tulungagung

4 Tahun BPNT Seorang Warganya Dinikmati Orang Lain, TKSK Tuding BNI yang Salah

TKSK Tulungagung menuding pihak BNI sebagai yang harusnya bertanggungjawab karena ada seorang warga yang 4 tahun haknya atas BPNT diterima orang lain

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Sukatmi (51) menunjukkan kartu ATM untuk mencairkan BPNT yang baru diterimanya.   

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Selama empat tahun delapan bulan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk Sukatmi (51) dinikmati orang lain.

Warga Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung ini pun menuntut ada ganti rugi dari para pihak terkait. 

Ibu tiga anak ini mengaku tidak ikhlas karena bantuan sembako yang menjadi haknya dinikmati oleh orang lain.

"Kalau tidak ada pertanggungjawaban, saya akan menuntut," ujar Sukatmi.

Baca juga: 4 Tahun Lebih BPNT Warga Tulungagung Dinikmati Orang Lain, Setelah Terungkap Diminta Ikhlas

Menanggapi kejadian ini Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tulungagung,  Joko Supeno, mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Sosial.

Saat ini masih proses klarifikasi dari Dinsos ke bank BNI yang mengeluarkan Kartu Keluarga Sejahtera.

Menurutnya, kartu Sukatmi selama ini dipakai oleh warga lain dengan nama yang sama.

Sukatmi yang berhak atas kartu ini disebutnya dengan kode Nomor Induk Kependudukan (NIK) 671.

Sementara Sukatmi yang memegang kartu mempunyai kode NIK 871.

Awalnya Sukatmi 871 masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved