Berita Kediri

Wali Kota Abdullah Abu Bakar Pamerkan Kota Kediri Sebagai Kota Paling Bahagia se-Indonesia

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bangga karena Kota Kediri dinobatkan sebagai Kota Paling Bahagia se-Indonesia.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Pertemuan rutin dihadiri pengurus Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita, Dharma Wanita Persatuan dan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia se-Bakorwil I Madiun di halaman Balaikota Kediri, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bangga karena Kota Kediri dinobatkan sebagai Kota Paling Bahagia se-Indonesia.

Kebanggaan itu dia sampaikan di hadapan ratusan undangan wilayah Bakorwil 1 Madiun.

"Alhamdulillah Kota Kediri mendapat  predikat Kota Paling Bahagia se-Indonesia. Di Kota Kediri organisasi wanita juga ikut bersama-sama membangun peradaban," ungkap Abdullah Abu Bakar di halaman Balaikota, Rabu (24/8/2022).

Ditambahkan Walikota, Kota Kediri juga punya Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) yang tidak hanya membangun fisik saja, namun juga kesehatan, pendidikan, sosial, budaya dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Prodamas juga diberikan anggaran Rp 2 juta untuk Posyandu. Anggarannya untuk memberikan makanan tambahan. 

Sedangkan anggaran sebesar Rp 1 juta untuk PKK di setiap RT. Prodamas juga telah membantu beberapa peningkatan indikator di Kota Kediri. 

"Terima kasih kepada Ibu-ibu yang telah berperan aktif turut membangun Kota Kediri. Kami berharap di pertemuan ini nanti bisa brainstorming dan bertukar inovasi program untuk bisa diterapkan," ungkapnya.

Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mas Abu juga mengajak semua daerah di Bakorwil I Madiun untuk mempersiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai perkembangan.

Utamanya adanya pembangunan bandara, jalan tol dan juga Selingkar Wilis. Kolaborasi menjadi kunci untuk menangkap banyak peluang dari adanya berbagai perkembangan. 

"Kita tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan tapi kita juga harus bisa menjadi subjek. Kita harus persiapkan generasi unggul untuk mengisi pembangunan-pembangunan yang terjadi," pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved