Berita Kediri

Bupati Kediri Wajibkan Stand OPD di Bazar UMKM dan Festival Kuliner Beri Manfaat Bagi Masyarakat

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana meminta tiap stand OPD yang ada di pameran pembangunan benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Bupati Kediri, Mas Dhito saat mengunjungi bazar UMKM dan festival kuliner di kawasan Simpang Lima Gumul Kediri. Event ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT RI ke-77. 

Reporter: Luthfi Husnika

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Serangkaian dengan event Gempita Kemerdekaan dalam rangka merayakan HUT Kemerdekaan RI Ke-77, Pemkab Kediri menggelar event bazar UMKM dan festival kuliner.

Gelaran ini berlangsung pada 22-27 Agustus 2022 di kawasan Simpang Lima Gumul.

Tak hanya UMKM dan pelaku usaha kuliner, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga mendirikan stand dalam acara tersebut.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana meminta tiap stand OPD yang ada di pameran pembangunan benar-benar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

"Selaku pimpinan, saya mengimbau kepada segenap dinas-dinas saya untuk tidak sekedar seremonial. Jadi disaat membuat stand pertama yang harus disadari adalah apa manfaatnya masyarakat datang ke tempat tersebut," kata Mas Dhito, Rabu (24/8/2022).

Mas Dhito berharap tiap OPD yang ada di pameran pembangunan itu menunjukkan inovasi yang telah dilakukan demi pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya tak menginginkan, ada OPD yang membuka stand namun kurang melakukan persiapan.

"Tadi ada beberapa, ada dinas yang berkaitan dengan ketenagakerjaan tapi saya tanya bagaimana orang mendaftar pekerjaan juga masih belum siap," bebernya.

Mas Dhito mengingatkan, OPD yang belum mematangkan persiapan untuk segera melakukan pembenahan. Pihaknya berharap pameran pembangunan yang diikuti tiap OPD di Pemkab Kediri, instansi di luar pemerintahan dan pihak swasta itu benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang datang.

"Jadi saya ingatkan dinas-dinas, lebih baik stand-stand tersebut ditutup kalau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat," tegas Mas Dhito.

Sebagaimana diketahui, pameran pembangunan, bazar UMKM dan festival kuliner digelar mulai 22 sampai 27 Agustus 2022. Adapun, pelaku UMKM dan kuliner yang tampil merupakan perwakilan dari tiap kecamatan dengan ciri khas daerahnya masing-masing.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved