Berita Kediri

Mobil Pengangkut Ribuan Batang Rokok Ilegal Sengaja Menabrak Kendaraan Petugas di Tol

Sebuah mobil minibus yang mengangkut ribuan batang rokok ilegal sengaja menabrak mobil petugas KPPBC Kediri saat hendak dihentikan di tol.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
ist
Mobil minibus yang mengangkut rokok ilegal yang diamankan petugas KPPBC Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Kediri mengamankan mobil yang membawa rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai.

Mobil minibus Toyota warna putih itu diamankan di ruas jalan tol Kertosono-Nganjuk Km 640. 

Sebelumnya, pengemudi mobil itu melakukan perlawanan dengan menabrak mobil petugas KPPBC Kediri

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan KPPBC Kediri, Agung Subarkah  menjelaskan, penindakan bermula dari adanya informasi intelijen yang mengindikasikan akan ada pengiriman rokok ilegal dengan minibus dari Jawa Timur menuju Jawa Barat melalui Jalan Tol Trans Jawa. 

Baca juga: Cegah Peredaran Rokok Ilegal, KPPBC Kediri Sampai Kejar-kejaran Dengan Pengedar di Jalan Tol

Berbekal informasi tersebut, tim intelijen dan penindakan Bea Cukai Kediri melakukan penyisiran dan menemukan kendaraan dimaksud sehingga dilakukan pengejaran (hot pursuit). 

Dalam proses pengejaran sempat terjadi insiden karena pelaku melakukan  tindakan perlawanan dari pengemudi kendaraan yang mencoba kabur dari tim penindakan. 

Kendaraan minibus pengangkut rokok ilegal yang menjadi target petugas nekat menabrak salah satu kendaraan tim penindakan. 

"Akibatnya kedua kendaraan oleng dan menabrak pembatas jalan," jelasnya, Sabtu (20/8/2022).

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Tiga penumpang minibus yang membawa rokok ilegal telah dimintai keterangan petugas. Kendaraan pelaku telah diamankan di Kantor KPPBC Kediri.

Sementara dari hasil pemeriksaan petugas, di dalam mobil pelaku didapati muatan berupa rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) berbagai merk tanpa dilekati pita cukai.

Jumlah rokok ilegal seluruhnya kurang lebih 936.800 batang. Nilai barang ditaksir mencapai Rp 1,06 miliar dan kerugian negara sebesar Rp 724 juta. 

Terhadap barang bukti rokok ilegal bersama sarana pengangkut, pengemudi dan kenek dibawa ke KPPBC Kediri guna penelitian lebih lanjut.

 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved