Berita Tulungagung

Pemkab Tulungagung Gelontorkan Rp 2 Miliar untuk Mal Pelayan Publik, Rencana Beroperasi Tahun Ini

Pemkab Tulungagung menyiapkan dana Rp 2 miliar untuk mengubah Balai Rakyat menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP).

Penulis: David Yohanes | Editor: faridmukarrom
David Yohanes
Balai Rakyat yang akan diubah menjadi Mal Pelayanan Publik. 

Selain itu Dana Alokasi Umum (DAU) juga bisa tertunda karenanya.

"Makanya tahun ini MPP ini harus terlaksana," tegas Erwin.

Balai Rakyat yang akan diubah menjadi Mal Pelayanan Publik.
Balai Rakyat yang akan diubah menjadi Mal Pelayanan Publik. (David Yohanes)

Sebelumnya Pemkab Tulungagung berencana membangun MPP di bekas Pasar Hewan Beji.

Namun rencana ini dikaji ulang karena membutuhkan dana besar, sekitar Rp 80 miliar.

Dana sebesar itu hanya bisa dianggarkan tahun jamak (multi years) sehingga malah menghambat operasional MPP.

Saat ini Balai Rakyat difungsikan sebagai Posko Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (STPPC) Kabupaten Tulungagung.

Sebelum pandemi Balai Rakyat disewakan untuk masyarakat umum, seperti resepsi, pameran seni, pertunjukan hingga rapat.

Sebelum difungsikan MPP, Posko STPPC akan dipindah ke lokasi lain. Sebab meski kasus Covid-19 sudah landai, Posko STPPC belum boleh dibubarkan. (David Yohanes)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved