Berita Kediri

Percepat Pemulihan Ekonomi, BI Kediri Gelar Bootcamp Inkubasi Desain dan Produksi Fesyen

Ikhtiar mempercepat pemulihan ekonomi, Kantor Perwakilan BI Kediri dan Pemkot menggelar Bootcam Inkubasi desain dan Produksi fesyen

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Baju hasil karya peserta pelatihan dan pendampingan Bootcamp Inkubasi Desain dan Produksi Fesyen dipamerkan di Kantor Bank Indonesia Kediri, Selasa (16/8/2022).  

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Untuk mempercepat pemulihan ekonomi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri bersama Pemkot Kediri memberikan pelatihan dan pendampingan pelaku UMKM Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Kegiatan berlangsung dalam Bootcamp Inkubasi Desain dan Produksi Fesyen selama dua pekan diikuti 40 peserta yang berakhir, Selasa (16/8/2022). 

Pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas produk batik dan tenun Kota Kediri melalui pelatihan teknik desain, pewarnaan, pemotongan kain dan sebagainya. 

Pada saat penutupan juga dipajang hasil karya desain dan rancangan busana dari para peserta pelatihan. Busana yang dipamerkan merupakan busana siap pakai dari bahan kain tenun ikat. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, M Choirur Rofiq menjelaskan, kegiatan bootcamp untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil produksi serta mengembangkan produk fashion secara industri.

Untuk mengembangkan produk fashion secara industri, produk wastra yang ada di Kediri harus bisa dikembangkan menjadi produk jadi. Sehingga perlu dibuatkan ekosistem yang bisa mengembangkan produk secara industri.

Di akhir pelatihan peserta juga membuat produk final, desainer membuat pola baju dan bagian produksi akan menjahit baju dihasilkan desainer.

BI Kediri juga memberikan dukungan peralatan produksi, seperti Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) serta pendampingan dan pelatihan lainnya untuk men-diversifikasi produk turunan batik dan tenun.

Sementara Pemkot Kediri mendukung pengembangan Tenun Ikat Kediri melalui fasilitasi sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Selain itu mendorong permintaannya melalui kebijakan menjadikan tenun ikat sebagai seragam wajib bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta di Kota Kediri setiap hari Kamis. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved