Berita Kediri

Polisi Ungkap Modus Baru Motor Knalpot Brong Dengan Dua Varian Suara

Satlantas Polres Kediri Kota mengungkap modus baru sepeda motor knalpot brong yang bisa dimodifikasi dengan dua jenis varian suara

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Petugas memusnahkan knalpot brong sepeda motor yang terjaring razia dengan memakai gergaji mesin di halaman Satlantas Polres Kediri Kota, Selasa (16/8/2022). 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Satlantas Polres Kediri Kota mengungkap modus baru sepeda motor knalpot brong yang bisa dimodifikasi dengan dua jenis varian suara, Selasa (16/8/2022).

Motor modifikasi ini dilengkapi dengan peralatan khusus yang membuat knalpotnya bisa mengeluarkan suara yang memekakkan telinga serta mengeluarkan suara halus. 

Salah satu motor dengan knalpot brong yang telah dimodifikasi nopol AG 2073 CZ. Pengendaranya saat terjaring razia petugas menyalakan knalpot dengan mode brong yang suaranya menggelegar.

Begitu terjaring petugas patroli, knalpotnya disetel dengan suara halus. Namun petugas tidak terkecoh karena setelah diteliti knalpotnya ternyata telah dimodifikasi dengan dua mode suara.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Pandri P Simbolon menjelaskan, petugas tetap melakukan tindakan karena sepeda motor knalpotnya telah menyalahi spesifikasi teknis.

"Meski memiliki model suara yang halus, spesifikasi teknis knalpotnya telah diubah dengan dua mode suara sehingga tetap menyalahi ketentuan," jelas AKP Pandri P Simbolon. 
Setelah membayar denda tilang, pemiliknya diwajibkan untuk memasang kembali knalpot yang standar.

Selama operasi penindakan petugas telah mengamankan barang bukti  sepeda motor R 2 sebanyak 153 tilang. 

Di antaranya, ranmor standar sejumlah 52 tilang dan ranmor tidak sesuai spesifikasi teknis seperti knalpot brong sebanyak 101 tilang, STNK sebanyak 903 tilang serta SIM 76 tilang.  

Sementara data identitas sesuai domisili pelanggar sebanyak 1.132 pelanggar, 377 pelanggar merupakan warga Kota Kediri, sisanya warga dari luar kota. 

Sehingga sekitar 75 persen pelanggar didominasi warga di luar Kota Kediri. 

Sedangkan pelanggar knalpot brong dari 101 pelanggar, tercatat 24 pelanggar warga Kota Kediri.

AKP Pandri P Simbolon menjelaskan, kendaraan yang diamankan boleh diambil kembali pemiliknya setelah sidang di PN Kota Kediri.

Bagi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong harus membawa putusan PN Kota Kediri, BPKB, STNK serta identitas pengambil.

Setelah ada putusan pengadilan, petugas selanjutnya memusnahkan barang bukti knalpot brong dengan cara digergaji sehingga knalpot tidak bisa dipergunakan lagi.(didik mashudi)
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved