Berita Tulungagung

DPC PDI Perjuangan Tulungagung Minta Surat Pemecatan Supriyono Untuk Syarat PAW

DPC PDIP Tulungagung sedang mengupayakan pergantian antar waktu terhadap Supriyono, anggota DPRD Tulungagung yang tersangkut kasus korupsi.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Susilowati. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan tengah mengupayakan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Supriyono.

Supriyono adalah anggota DPRD Tulungagung yang  menjadi terpidana kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung   periode 2014-2019 ini terjerat kasus suap ketok pal APBD/APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung 2014-2018.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Susilowati, hingga saat ini belum ada surat pemecatan Supriyono dari keanggotaan PDI Perjuangan.

Baca juga: Dua Anggota DPRD Tulungagung Dicegah ke Luar Negeri Terlibat Korupsi Bantuan Keuangan Provinsi Jatim

Surat pemecatan itu yang nantinya akan dibutuhkan Pemprov Jatim, saat proses PAW.

"Jadi kami minta surat pemberhentian sementara dari DPRD untuk kami  lampirkan, kami kirim ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Ini sedang berproses di DPP," terang Susilowati, Selasa (16/8/2022).

Diakui Susilowati, sebelumnya sudah ada instruksi PAW dari DPP PDI Perjuangan.

Namun sebelumnya masih ada kendala karena Supriyono melakukan upaya hukum lanjutan, sehingga perkaranya belum berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Namun kini perkara ini sudah diputus Mahkamah Agung dan sudah inkracht.

"Makanya sebelumnya kami minta petikan putusan inkracht itu, untuk dikirimkan  ke DPP," sambung Susilowati.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved