Persik Kediri Vs Borneo FC

Asisten Pelatih Persik Kediri Bantah Macan Putih Kalah karena Tak Ada Javier Roca

Asisten Pelatih Persik Kediri Johan Budi bantah isu faktor lain di luar lapangan yang membuat skuad Macan Putih alami kekalahan 2-1.

Editor: faridmukarrom
Persik Kediri
Asisten Pelatih Persik Kediri Bantah Macan Putih Kalah karena Tak Ada Javier Roca - Renand Silva saat menggiring bola dalam laga lawan Borneo FC di Stadion Brawijaya Kediri Jumat (12/8/2022) 

Laporan Wartawan Tribun Mataraman Luthfi Husnika

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Asisten Pelatih Persik Kediri Johan Budi bantah isu faktor lain di luar lapangan yang membuat skuad Macan Putih alami kekalahan 2-1.

Faktor lain di luar lapangan adalah soal ketidakhadiran pelatih Persik Kediri Javier Roca saat lawan Borneo FC.

Diketahui Persik Kediri alami kekalahan 2-1 lawan Borneo FC.

Pada laga itu, Persik Kediri tak didampingi Javier Roca yang mengalami sakit sehari menjelang pertandingan.

Sempat unggul terlebih dahulu, Persik Kediri akhirnya harus menyerah dengan skor tipis 1-2 dari Borneo FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia, Jumat (12/8/2022) sore di stadion Brawijaya Kediri. 

 

Kelengahan dan hilangnya konsentrasi usai mampu mencetak gol diakui menjadi hilangnya poin penuh di kandang sendiri ini.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat Kediri dan Persikmania atas hasil yang kurang memuaskan ini, namun memang ada kelengahan setelah unggul 1-0, kami mencoba bangkit namun hasilnya belum maksimal,” ujar asisten pelatih Persik Kediri, Johan Prasetyo seusai pertandingan.

Pelatih yang juga eks pemain Persik Kediri ini juga menepis kekalahan yang diderita timnya dikarenakan faktor lain di luar lapangan.

“Tidak ada kaitan dengan hal apapun, namun memang kami bermain kurang maksimal. Pasti ada evaluasi karena laga selanjutnya di Semarang sudah menunggu, tim pelatih akan langsung fokus menyiapkan segala sesuatunya,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan pemain Persik Kediri Yusuf Meilana mengaku sangat bersedih atas hasil ini dan meminta seluruh rekan-rekannya segera bangkit di laga selanjutnya.

“Hasil ini sangat mengecewakan karena setiap pemain tentu tidak ingin kalah. Namun kami harus segera bangkit dan bekerja lebih keras lagi, semoga ini menjadi kekalahan terakhir Persik di kandang maupun laga-laga berikutnya,” ujarnya.

Fakta-fakta Kekalahan Persik Kediri Vs Borneo FC 

 

1. Persik Kediri sempat unggul terlebih dahulu.

Diketahui Persik Kediri sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Yusuf Meilana menit 64.

Pemain Persik Kediri Yusuf Meilana mencetak gol melalui umpan Rahel Radiansyah dari sisi kanan dan bola lalu diceploskan ke gawang Borneo FC.

Laga Persik Kediri Vs Borneo FC Yusuf Meilana
Laga Persik Kediri Vs Borneo FC Yusuf Meilana (Borneo FC)

Skor berubah 1-0 Persik Kediri unggul atas Borneo FC.

Kemudian berselang 2 menit atau menit 66 Pato pemain Borneo FC berhasil mencetak gol penyama kedudukan.

2. Pemain Borneo FC Matheus Pato Catatkan Brace

Salah satu pemain yang paling bersinar pada laga itu adalah Matheus Pato.

Dimana Matheus Pato, mencetak dua gol pada menit 66 dan 77.

Salah satu gol yang paling berkesan adalah sepakan tendangan bebas dari luar kotak penalti yang menjadikan mimipi buruk bagi Persik Kediri.

Matheus Pato Striker Borneo FC
Matheus Pato Striker Borneo FC (Borneo FC)

3. Persik Kediri Alami Kekalahan Ketiga

Diketahui kekalahan 2-1 lawan Borneo FC, menjadikan kekalahan ketiga Persik Kediri di kompetisi Liga 1.

Tercatat Persik Kediri sudah 3 kali alami kekalahan yakni Persita, Madura United dan terbaru adalah Borneo FC.

Hal ini kemudian membuat Persik Kediri saat ini duduk di posisi zona degradasi Liga 1.

4.  Oknum Persik Mania Sempat Hendak Aniaya Wasit Pasca Pertandingan

Wasit yang memimpin pertandingan Persik Kediri Vs Borneo FC diserang oleh diduga oknum suporter.

Diketahui Persik Kediri meraih kekalahan 2-1 atas tamunya Borneo FC.

Kekalahan Persik Kediri ini juga turut membuat kecewa para suporter Persik Kediri yang mendukung di Stadion Brawijaya.

Termasuk ketika pasca pertandingan sejumlah oknum diduga suporter terlihat mencoba menyerang wasit Dwi Susilo asal Jakarta.

Detik - detik kericuhan di Stadion Brawijaya Kediri
Detik - detik kericuhan di Stadion Brawijaya Kediri (Istimewa)

Hingga akhirnya kericuhan terjadi, beruntung aparat keamanan sigap membantu mengamankan wasit Dwi Susilo.

Tak hanya itu terlihat dari bench Tim Persik Kediri melakukan protes kepada wasit yang dinilai membuat keputusan merugikan tim.

5. Suporter Persik Kediri Mencari Arthur Irawan Sebagai Bentuk Kekecewaan

Suporter Persik Kediri meluapkan kekecawannya dengan mencari keberadaan Arthur Irawan pasca laga lawan Borneo FC.

Diketahui Persik Kediri meraih kekalahan memalukan 2-1 saat menjamu Borneo FC.

Skuad Persik Kediri dipaksa menyerah oleh dua gol Matheus Pato.

Hasil ini kemudian memperpanjang raihan tren negatif Persik Kediri, di Kompetisi Liga 1.

Kemudian pasca pertandingan para suporter Persik Kediri yang dikenal dengan Persik Mania mencari keberadaan Arthur Irawan.

Entah mengapa, para suporter Persik Kediri meluapkan kekecewaan mereka dengan mencari keberadaan Arthur Irawan.

Bahkan mereka mencari keberadaan Arthur dan menunggu di depan area pintu utama Stadion Brawijaya.

"Mana Arthur Irawan keluar sini, temui kami," teriak suporter dalam video yang viral di grup Facebook.

Hingga akhirnya para suporter ini kemudian ditemui oleh dua pemain Persik Kediri Vava Mario Yagalo dan Yusuf Meilana.

Suporter Persik Kediri mencari keberadaan Arthur Irawan pasca kalah lawan Borneo FC
Yusuf Meilana dan Vava Mario menemui suporter yang mencari keberadaan Arthur Irawan pasca kalah lawan Borneo FC (Istimewa)

Dalam video itu nampak Yusuf Meilana meladeni ocehan para suporter yang mencari keberadaan Arthur Irawan.

"Saya ini juga orang Kediri. Dari Liga 3 saya sudah di sini (Persik). Di bawa ke mana memangnya, kita ini juga ingin memang. Kita juga punya target, inginnya juga di papan atas," ucap Yusuf Meilana.

Melihat Yusuf Meilana terpancing emosinya. Para suporter lainnya berusaha menenangkan pemain kelahiran asli Kediri tersebut.

Salah satu perwakilan suporter menjelaskan, pihaknya tidak mempermasalahkan hasil pertandingan. Yang terpenting bagi suporter pemain harus bermain ngeyel, sepenuh hati di setiap pertandingan.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved