Berita Tulungagung

Tulungagung 100 Persen ODF, Pemkab Kejar Kekurangan 1,3 Persen Jamban Tidak Layak Pakai

Setelah Tulungagung sudah dinyatakan 100 persen ODF, Pemkab Tulungagung kini mengejar untuk mengurangi jumlah jamban yang tak layak pakai.

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menerima piagam Tulungagung 100 Persen ODF dari Sekretaris Dinkes Jawa Timur, Hertanto. 

Jamban sharing ini biasa ditemui pada warga yang masih bersaudara, atau tinggal berdekatan dengan orang tuanya.

"Misalnya agar bisa mengawasi orang tuanya, jambannya jadi satu. Yang seperti itu tidak masalah, asal jambannya aman dan layak," ujar dr Kasil.

Yang menjadi prioritas adalah 1,3 persen jamban yang dinyatakan tidak layak.

Jamban ini biasanya model cemplung, bukan kloset yang dilengkapi pelindung air pada lubangnya.

Untuk mengejar kekurangan ini, ada sejumlah pihak yang menyatakan siap membantu.

"Misalnya komitmen dari Perum Jasa Tirta yang akan ikut membantu. Kemudian ada juga dari para pengusaha lain," ucap dr Kasil. 

Lanjutnya, penyakit yang menular dari sanitasi atau rute makanan dan feses sangat tinggi. 

Sampai saat ini masih ada kasus warga yang meningal dunia karena diare.

Jika sanitasi lingkungan ditangani dengan baik, maka penyakit yang ditularkan juga menurun. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved