Berita Blitar

Kronologi Sebenarnya Nelayan dan Perahunya Hilang di Pantai Serang Blitar

Terungkap kronologi sebenarnya dari hilangnya nelayan dan perahunya di pantai Serang, Blitar.

Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Petugas gabungan saat mendatangi pantai Serang di Blitar, tempat seorang nelayan raib digulung ombak 

Reporter: Imam Taufiq

TRIBUNMATARAMAN.com | BLITAR - Pencarian terhadap Suwarno (42), nelayan yang dhilang digulung ombak di pantai Serang, Kecamatan Panggungrejo, kabupaten Blitar, masih belum membuahkan hasil. 

Meski demikian, akhirnya terkuak bahwa hilangnya Suwarno bukan karena perahu yang dia tumpangi dihantam ombak besar.

Namun yang terjadi sebenarnya, dia berusaha mengejar perahunya yang terbawa ombak. 

Hal itu terjadi saat Suwarno meninggalkan perahu untuk memasang perangkap lobster. 

Baca juga: Nelayan dan Kapalnya Raib Digulung Ombak Pantai Serang Blitar

Namun, tanpa disangkanya, di saat dirinya berenang sambil memasang perangkap Lobster, perahunya tiba-tiba bergerak menjauh.

"Iya, informasinya seperti itu (korban turun dan berenang) karena lagi memasang perangkap ikan," ujar Handoko, Kades Serang, yang mengaku mengenal korban kalau ia mahir berenang.

Melihat speedboatnya terseret ombak, korban bukan hanya kaget namun langsung mengejarnya.

Ia sambil berenang memburu perahunya yaang melaju ke arah tengah laut.

Saat itu, posisi korban berada di lokasi tengah laut yang dikenal dengan nama Gemplahan. Itu dikenal oleh nelayan, sebuah lokasi yang banyak udang Lobsternya. Jaraknya sekitar 1 km lebih dari bibir Pantai Serang namun agak ke timur.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved