Berita Blitar

Jumlah Peziarah di Makam Bung Karno Kota Blitar Justru Turun di Momen HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Jumlah peziarah di Makam  Bung Karno, Kota Blitar, justru menurun di momen HUT ke-77 Kemerdekaan RI. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Para peziarah berdoa di pusara Makam Bung Karno, Kota Blitar, Rabu (10/8/2022).  

TRIBUNMATARAMAN.com I BLITAR - Jumlah peziarah di Makam  Bung Karno, Kota Blitar, justru menurun di momen HUT ke-77 Kemerdekaan RI

Penyebabnya, masyarakat masih memperingati HUT Kemerdekaan RI di masing-masing daerahnya. 

"Jumlah peziarah di Makam Bung Karno masih stabil malah cenderung turun di momen Agustusan. Masyarakat masih memperingati HUT Kemerdekaan RI di masing-masing daerahnya," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Edy Wasono, Rabu (10/8/2022). 

Pantauan di lokasi, masih banyak peziarah dari luar kota yang datang ke Makam Bung Karno di Kota Blitar pada Rabu (10/8/2022). 

Biasanya, rombongan peziarah ramai datang di Makam Bung Karno pada pagi dan sore. 

"Hingga siang ini, baru ada tujuh bus rombongan peziarah yang datang di Makam Bung Karno. Rombongan peziarah berasal dari Lamongan, Probolinggo, dan Tuban," kata juru kunci Makam Bung Karno, Kota Blitar, Juni Purnomo. 

Juni mengatakan jumlah kunjungan di Makam Bung Karno justru turun saat momen HUT Kemerdekaan RI. 

Masyarakat masih merayakan peringatan HUT Kemerdekaan RI di masing-masing daerahnya. 

"Kalau momen Agustusan, jumlah pengunjung justru turun. Karena di daerah lain masih banyak acara peringatan HUT Kemerdekaan RI," ujarnya. 

Menurutnya, saat ini, jumlah kunjungan di Makam Bung Karno sudah mendekati normal seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19. 

Tiap hari, rata-rata jumlah pengunjung di Makam Bung Karno sekitar 1.500 orang sampai 2.000 orang. 

"Agustus ini, jumlah pengunjung hanya sekitar 1.000 orang per hari," katanya. 

Dikatakannya, petugas tetap melakukan pembatasan pengunjung yang berdoa di pusara Bung Karno untuk menghindari kerumunan. 

"Tetap ada pembatasan. Misalnya, ada rombongan datang dua bus, yang berdoa di pusara kami buat bergiliran satu bus satu bus. Durasi berdoa di pusara juga kami percepat maksimal 15 menit," ujarnya. (sha) 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved