Berita Kediri
Digitalisasi Distribusi Bansos, Cara Pemkot Kediri Implementasikan Smart City
Untuk mengoptimalkan implementasi kota Kediri sebagai smart city, Pemkot Kediri mendigitalisasi proses distribusi bantuan sosial
Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Kota Kediri terus berinovasi menangani berbagai masalah perkotaan yang semakin kompleks.
Salah satunya permasalahan kemiskinan yang butuh penanganan terintegrasi dan berkelanjutan.
Upaya itu diwujudkan dengan pembuatan Kartu Harmoni Sejahtera (KHS) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
KHS diharapkan juga mampu mewujudkan smart society.
Baca juga: Kota Kediri Gandeng Bank Jatim Luncurkan Kartu Harmoni Sejahtera, ini Manfaatnya
Pada smart society ini terdiri dari tiga hal. Pertama, membangun masyarakat yang smart (community). Kedua, membangun sistem edukasi (learning). Ketiga, menjamin keamanan dan keselamatan (security).
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat peluncuran KHS akhir pekan lalu menyampaikan, Pemkot Kediri terus berupaya melakukan penyederhanaan pelayanan masyarakat.
Salah satunya penyederhanaan dalam distribusi bantuan. Upaya penyederhanaan ini dilakukan melalui Kartu Harmoni Sejahtera yang bekerjasama dengan Bank Jatim.
Dengan Kartu Harmoni Sejahtera dilakukan upaya digitalisasi penyaluran bantuan Pemkot Kediri melalui Kantor Dinas Sosial terletak di satu kartu yang bisa diambil masyarakat penerima manfaat melalui ATM Bank Jatim.
Beberapa bantuan yang disalurkan melalui KHS, diantaranya Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD), bantuan anak yatim piatu terdampak Covid-19, dan anak berhadapan dengan hukum.
Ke depan juga akan dimanfaatkan untuk bantuan Asistensi Lanjut Usia (ASLUT) dan bantuan orang dengan kecacatan berat akan disalurkan melalui Kartu Harmoni Sejahtera.
"Sekarang kita berikan bantuan tidak langsung pakai Kartu Harmoni Sejahtera. Masyarakat bisa memanfaatkan bantuan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhannya. Harapannya ini bisa menambah kesejahteraan masyarakat Kota Kediri," ujarnya.
Dengan digitalisasi bantuan melalui Kartu Harmoni Sejahtera, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam penyaluran bantuan.
"Kami menjawab keraguan masyarakat atas penyaluran bantuan sosial. Semua lebih transparan," ungkapnya.(didik mashudi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Penerima-manfaat-PKH.jpg)