Breaking News:

Berita Tulungagung

Lapas Kelas IIB Tulungagung Mengusulkan 507 Narapidana Untuk Mendapat Remisi 17 Agustus 

Lapas Kelas IIB Tulungagung mengusulkan remisi 17 Agustus pada 507 narapidana. Ratusan napi lain tidak diusulkan karena belum memenuhi syarat

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Dua WBP di Lapas Kelas IIB Tulungagung menerima kunjungan dari keluarganya. Tahun ini Lapas Kelas IIB Tulungagung mengusulkan remisi 17 Agustus pada 507 narapidana. 

TRIBUNMATARAMAN.com | TULUNGAGUNG - Lapas Kelas IIB Tulungagung mengusulkan remisi 17 Agustus pada 507 narapidana.

Sementara 138 narapidana  lain tidak diusulkan karena belum memenuhi syarat.

"Kami usulkan 507 narapidana dari 645 narapidana. SIsanya belum memenuhi syarat," terang Kasi  Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik Giatja) Lapas Kelas IIB Tulungagung, Imam Fahmi.

Lanjutnya, narapidana yang tidak diusulkan antara lain belum lewat 6 bulan menjalani hukuman.

Sementara enam narapidana korupsi kasus korupsi juga tidak layak diusulkan.

Sebab salah satu syarat untuk diusulkan menerima remisi, harus sudah membayar denda dan mengganti kerugian keuangan negara.

"Dari semua napi korupsi, belum ada yang membayar uang pengganti," sambung Fahmi. 

Dua narapidana terorisme yang ada di Lapas Kelas IIB Tulungagung juga belum diusulkan mendapatkan remisi.

Dari seluruh usulan ini, satu narapidana kasus pencurian akan langsung bebas setelah mendapatkan remisi.

Mayoritas narapidana yang diusulkan remisi berasal dari perkara narkotika dan obat keras berbahaya (Narkoba).

"Karena 55 narapidana persen berasal dari kasus narkoba. Jadi paling  banyak  yang diusulkan dari kasus narkoba,"  ungkap Fahmi.

Meski secara administrasi 507 narapidana itu dinilai layak mendapat remisi, namun keputusan akhir ada di Kementerian Hukum dan HAM.

Biasanya nama-nama napi yang layak mendapatkan remisi akan diterima pada 16 Agustus.  

"Jadi yang kami usulkan belum tentu disetujui. Karena nanti akan diperiksa lagi di Kemenkumham," pungkas Fahmi. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved