Berita Trenggalek

Bupati Trenggalek Mas Ipin Merespon Petisi Tolak Aktivitas Tambang Emas di WIlayahnya

etisi dukungan kepada Bupati Trenggalek untuk menolak tambang emas kembali mencuat di media sosial, ditanggapi Bupati Trenggalek Mas Ipin

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: faridmukarrom
tribunmataraman.com/aflahul abidin
Bupati Trenggalek, M Nur Arifin membeberkan kiat penanganan stunting di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TRENGGALEK - Petisi dukungan kepada Bupati Trenggalek untuk menolak tambang emas kembali mencuat di media sosial, beberapa waktu terakhir.

Petisi di situs change.org itu diunggah pada Maret tahun lalu.

Kini, petisi yang dibuat oleh kelompok Aliansi Rakyat Trenggalek itu telah ditandatangani oleh lebih dari 22 ribu orang hingga Minggu (7/8/2022) siang.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menanggapi soal kembali ramainya petisi tersebut.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu mengatakan, sikapnya terhadap keberadaan tambang emas di Trenggalek masih tetap sama.

Ramainya kembali petisi penolakan tambang emas itu, menurut dia, menunjukkan bahwa masyarakat masih merasa terancam.

Hal itu tak lepas dari belum adanya ketegasan dari pihak terkait, sepeti yang diharapkan oleh pemkab dan masyarakat.

"Petisi ini diawali teman-teman ART (Aliansi Rakyat Trrnggalek). Kemudian saya juga menegaskan secara pribadi saya keberatan, dan secara institusi Pemkab Trenggalek bersama masyarakat berkeberatan dengan adanya tambang emas yang izin usaha produksinya kurang lebih 12 ribu hektare itu," kata Mas Ipin.

Aliansi Rakyat Trenggalek, yang terdiri dari 15 organisasi dan kelompok masyarakat, sebenarnya telah menyerahkan petisi tersebut kepada Bupati Trenggalek pada akhir Maret 2021.

Saat itu, petisi masih ditandatangani oleh sekitar 13 ribu orang.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved