Travel

Di Pasar Klitikan Sepeda Tua, Harga Onderdil Orisinil Dibanderol Mahal

Pasar Klitikan di Kota Kediri menjadi surga bagi para penggemar sepeda tua. Di sini mereka bisa menemukan aneka onderdil sepeda tua yang orisinil

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/didik mashudi
Pedagang Pasar Klitikan memperlihatkan onderdil tromol sepeda seharga Rp 4 jutaan di kawasan GOR Jayabaya, Kota Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.com | KEDIRI - Bagi komunitas pecinta dan penggemar sepeda tua, berburu onderdil orisinil menjadi salah satu bagian dari hobi. Biasanya semakin langka dan tua sepedanya harga onderdilnya dibanderol semakin mahal.

Seperti harga tromol sepeda tua merk Gazelle buatan Belanda yang orisinil harganya bisa mencapai Rp 4 jutaan. Harga pilihan onderdil lainnya ada Rp 1 jutaan dan Rp 2 jutaan. 

Namun berapapun harganya, bagi pecinta sepeda tua onderdil yang orisinil menjadi salah satu bagian kebanggaan. Maka tak heran bagi penggemar berat sepeda tua selalu melengkapi onderdil sepedanya dengan onderdil yang orisinil.

Mujianto, pedagang onderdil sepeda tua adal Blitar mengungkapkan, ada saja penggemar yang pesan sejumlah onderdil dengan katagori orisinil buatan negara pembuat sepeda.

Karena buatan dari luar negeri harganya menjadi mahal setelah sampai di Indonesia. 

Beberapa merk sepeda tua yang familiar di kalangan kolektor dan penggemar sepeda tua di Indonesia seperti Gazelle, Humber, Hercules, Raleigh, Finger, Simplex dan Philips. 

Menurut Mujianto, untuk memperoleh onderdil sepeda tua yang orisinil dilakukan melalui bantuan jaringan rekan sesama pedagang onderdil. "Kami kumpulkan dari teman -teman," ujarnya.

Mujianto menjamin onderdil yang dijualnya orisinil buatan negara pembuat sepeda Gazelle dari Belanda. "Ini barangnya dari Belanda, makanya harganya mahal," ungkapnya.

Diakui Mujianto karena onderdil sepeda yang dijual merupakan barang langka belum tentu sebulan sekali ada yang pesan dan membeli. 

Namun diakuinya, selain onderdil yang orisinil, telah ada onderdil KW atau tiruan buatan lokal. Karena barang KW harganya juga berbeda jauh dengan barang onderdil orisinil. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved