Waspada Cacar Monyet

Cara Mencegah Cacar Monyet (Monkeypox), Hindari Kontak Langsung Dengan Hewan Pengerat

Masyarakat dimbau untuk menghindari kontak langsung dengan hewan pengerat untuk mencegah penyakit cacar monyet atau monkeypox.

Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
ist/health.clevelandclinic.org
Ilustrasi virus penyakit monkeypox atau cacar monyet 

TRIBUNMATARAMAN.com - Masyarakat dimbau untuk menghindari kontak langsung dengan hewan pengerat untuk mencegah penyakit cacar monyet atau monkeypox.

Sebab, kontak langsung dengan hewan pengerat, menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bisa menjadi pemicu timbulnya cacar monyet.

Ketua umum PB IDI, Adib Khumaidi mengatakan, adasejumlah rekomendasi untuk mencegah penularan cacar monyet.

Pertama, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan hewan penular cacar monyet yang diduga sudah terinfeksi.

Baca juga: Dinkes Tulungagung Antisipasi Penularan Cacar Monyet Lewat Kepulangan Pekerja Migran

"Seperti hewan pengerat, marsupial, primata non-manusia (baik hewan mati atau hidup)," ujar Adib sebagaimana dilansir dari siaran pers PB IDI, Rabu (3/8/2022).

Kedua, mengurangi risiko penularan dengan selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta protokol kesehatan, yakni dengan menggunakan masker dan menjaga higienitas tangan.

Ketiga, membiasakan mengonsumsi daging yang sudah dimasak dengan benar.

"Kemudian bagi pelaku perjalanan yang baru kembali dari wilayah terjangkit segera memeriksakan dirinya jika mengalami gejala dan menginformasikan riwayat perjalanannya kepada tenaga kesehatan," tutur Adib.

Kelima, jika seseorang mengalami ruam disertai demam atau gejala klinis mencurigai infeksi monkeypox, segera hubungi fasilitas pelayanan kesehatan setempat. +

Keenam, apabila seseorang mengalami gejala dan memenuhi kriteria suspek, probable, dan konfirmasi segera isolasi diri hingga gejalanya menghilang dan tidak melakukan kontak erat dengan orang lain selama periode infeksius.

Selama periode ini, pasien bisa mendapatkan perawatan suportif untuk meringankan gejala monkeypox.

"Kemudian pada ibu hamil yang mengalami kontak dengan pasien monkeypox dapat segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mencegah penularan kepada janin," ucap Adib.

"Kedelapan, masyarakat diimbau secara sukarela memberikan informasi yang jujur apabila mengalami gejala monkeypox ataupun memiliki kontak dengan pasien monkeypox," kata dia.

Adib pun mengungkapkan, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (satgas) Penanganan Penyakit Cacar Monyet guna merespons ancaman kesehatan global tersebut.

Menurut Adib, hingga hingga Agustus 2022, belum terdapat kasus konfirmasi infeksi cacar monyet. "Namun pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat harus tetap waspada," kata dia.

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved